Dugaan Kekerasan terhadap Atlet Panjat Tebing: PPPA Apresiasi Ketegasan Erick Thohir

Senin, 2 Maret 2026 – 21:36 WIB

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) berikan apresiasi atas langkah cepat Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, dalam menanggapi kasus dugaan pelecehan seksual dan kekerasan fisik yang dialami atlet panjat tebing Indonesia.

Apresiasi ini disampaikan langsung oleh Menteri PPPA, Arifah Fauzi, yang juga menyatakan keprihatinan dan empati yang mendalam terhadap korban.

“Kami apresiasi langkah cepat dan responsif dari Kemenpora dalam menangani dugaan kasus ini. Tindakan sigap ini menunjukkan komitmen penting untuk melindungi atlet dan menciptakan lingkungan olahraga yang aman, bermartabat, serta bebas dari kekerasan,” ujar Arifah.

Kemen PPPA menekankan bahwa korban harus menjadi prioritas utama dalam seluruh proses penanganan kasus. Negara, menurutnya, wajib memberikan perlindungan maksimal tanpa kompromi.

“Kami mendorong agar korban mendapat pendampingan yang lengkap, mulai dari layanan psikologis, medis, sampai pendampingan hukum. Korban juga harus dilindungi dari tekanan, intimidasi, ataupun stigma,” tegasnya.

Lebih lanjut, Arifah menekankan pentingnya penanganan kasus yang profesional, transparan, dan adil. Proses hukum harus berjalan tegas tanpa toleransi untuk pelaku, sambil menjamin keselamatan dan kerahasiaan korban.

Ke depan, Kemen PPPA akan terus berkoordinasi dengan Kemenpora, kementerian/lembaga terkait, aparat hukum, dan organisasi olahraga untuk memastikan kasus ini ditangani dengan sungguh-sungguh. Penguatan sistem pencegahan kekerasan seksual di lingkungan olahraga juga akan menjadi fokus.

Langkah-langkah tersebut mencakup penguatan kebijakan perlindungan atlet, penyediaan saluran pengaduan yang aman, serta edukasi tentang hubungan kuasa dalam dunia olahraga.

“Kami mengajak semua pihak untuk tidak menyebarkan informasi yang bisa menyakiti korban dan untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Negara hadir untuk memastikan setiap perempuan dan anak, termasuk atlet, terlindung dari kekerasan dan mendapatkan keadilan,” pungkasnya.

MEMBACA  Diduga Berselisih dengan Pasangan, Perempuan di Temanggung Bunuh Diri dengan Melompat dari Jembatan

Tinggalkan komentar