Pemerintah RI Mulai Bangun Rumah Tetap untuk Korban Bencana Sumatra

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Indonesia sudah mulai membangun rumah permanen untuk warga yang terdampak banjir dan tanah longsor mematikan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada November lalu.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, yang mengepalai Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca-Bencana di Sumatera, menyatakan upaya mempercepat proyek rumah permanen jadi prioritas utama.

“Kecepatan pembangunan rumah permanen sangat tergantung pada data yang diberikan pemerintah daerah,” kata Karnavian dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat.

Karena itu, dia berjanji akan terus mendorong gubernur dan bupati di daerah terdampak untuk memastikan data yang lengkap dan akurat, agar pembangunan tidak terhambat oleh kendala administrasi.

Satgas rehabilitasi pascabencana melanjutkan ke proyek rumah permanen setelah menyelesaikan sebagian besar rumah sementara yang direncanakan. Menurut datanya, sebanyak 401 unit rumah permanen telah dibangun dari total 17.969 unit yang direncanakan di tiga provinsi per 26 Februari.

Pemerintah menargetkan membangun total 9.430 rumah permanen untuk penyintas di Aceh, dengan 104 unit sedang dalam pengerjaan. Di Sumatera Utara, pembangunan telah dimulai untuk 524 dari 4.493 unit yang direncanakan, meningkat dari 297 unit pada 20 Februari.

Sementara itu, jumlah rumah yang sedang dibangun di Sumatera Barat naik dari 655 menjadi 817 dalam periode yang sama, dengan rencana total pembangunan 4.046 unit.

Proyek rumah permanen dikerjakan oleh berbagai lembaga lintas sektor, termasuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Polri, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR), Kemenko Polhukam, Baznas, dan Danantara Indonesia.

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) serta Yayasan Buddha Tzu Chi juga mendukung upaya ini.

Sebelumnya, Menteri PUPR Maruarat Sirait menyebut pemerintah berupaya mulai menyerahkan rumah permanen kepada korban bencana di tiga provinsi itu sebelum Idul Fitri bulan depan.

MEMBACA  Hujan Lebat, Banjir Melanda 4 Desa di Sidoarjo

“Kami akan berupaya agar beberapa unit sudah bisa ditempati warga sebelum Lebaran,” ujarnya dalam keterangan Kamis.

Berita terkait: Indonesia percepat perumahan pascabencana di Sumatra jelang Idul Fitri

Berita terkait: Banjir Sumatra: Universitas kembali beraktivitas saat Indonesia genjot pemulihan

Berita terkait: Perkuat koordinasi penanganan pascabencana di Sumatera

Penerjemah: Fianda S, Tegar Nurfitra
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar