Indonesia Siapkan 20.000 Lulusan melalui Program Kompetensi Nasional

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Ketenagakerjaan Indonesia akan meluncurkan fase pertama program Pelatihan Vokasi Nasional pada April 2026. Program ini bertujuan melengkapi 20.000 lulusan SMA dan SMK baru dengan keterampilan siap pakai untuk industri.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengumumkan pada Jumat di Jakarta bahwa peserta yang memenuhi syarat adalah mereka yang telah menyelesaikan sekolah menengah atas atau sekolah kejuruan dalam tiga tahun terakir.

Beliau menekankan program ini sebagai jalur pelengkap untuk inisiatif Magang Nasional bagi lulusan perguruan tinggi.

Pendaftaran telah dibuka untuk 37 bidang pelatihan di 33 lokasi, menawarkan 830 kelas melalui format pembelajaran daring, luring, dan campuran yang dipandu oleh mentor bersertifikasi.

Peserta akan menerima modul pelatihan dan sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Untuk mendukung akses, pemerintah akan menyediakan makan siang, tunjangan transportasi harian sebesar Rp20.000 (US$1,19), serta asuransi kecelakaan kerja dan santunan kematian. Balai pelatihan di bawah kementerian juga akan membantu menghubungkan lulusan dengan peluang di industri.

Yassierli menyampaikan harapan bahwa program ini akan menarik minat masyarakat yang kuat dan memastikan peserta ditempatkan di bidang yang sesuai dengan latar belakang mereka, sehingga meningkatkan peluang mereka untuk mendapat pekerjaan.

Penerjemah: Arnidhya Nur, Raka Adji
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Hak Cipta © ANTARA 2026

MEMBACA  Pelemahan KPK di Era Jokowi Terjadi Secara Sengaja, Menurut Feri Amsari

Tinggalkan komentar