Perusahaan pembuat chip AI, Nvidia, akan merilis laporan kuartalan pada hari Rabu. Laporan ini mungkin akan mempengaruhi pasar saham yang sedang gelisah. Investor sedang menimbang apakah taruhan besar pada tren teknologi terbaru ini akan berhasil.
Seperti yang terjadi sejak chip Nvidia jadi komponen terbaik untuk AI, ekspektasi untuk hasil kuartal fiskal perusahaan (November sampai Januari) sangat tinggi.
Menurut FactSet Research, analis industri memproyeksikan pendapatan Nvidia periode itu akan mencapai $66,1 miliar. Itu naik 68% dari tahun sebelumnya. Sementara labanya diperkirakan naik lebih kuat lagi, yaitu lebih dari 70%.
Nvidia sering melebihi target analis dalam tiga tahun terakhir, bahkan seringkali jauh. Tapi itu tidak selalu cukup untuk memuaskan investor. Mereka semakin ragu apakah AI bisa sesuia dengan semua berita heboh tentang teknologi ini.
Setelah Nvidia menunjukkan kinerja hebat yang jauh lewati perkiraan analis di laporan kuartal terakhirnya dan CEO Jensen Huang bilang permintaan untuk prosesor AI terbarunya “sangat tinggi sekali”, harga sahamnya tetap turun 3% di hari perdagangan berikutnya.
Semangat ini naik lagi bulan lalu. Empat perusahaan pemimpin AI — Amazon, Microsoft, induk Google Alphabet dan induk Facebook Meta Platforms — berkomitmen untuk menghabiskan total sekitar $650 miliar tahun ini untuk meningkatkan daya komputasi AI mereka.
Sebagian besar uang itu diperkirakan akan dipakai untuk membeli lebih banyak chip Nvidia yang diperlukan untuk pabrik AI. Ini seperti yang terjadi selama tiga tahun terakhir, di mana pendapatan tahunan Nvidia melonjak dari $27 miliar jadi lebih dari $200 miliar.
Pertumbuhan luar biasa ini mengubah Nvidia dari pembuat chip yang kurang terkenal (bernilai kurang dari $400 miliar akhir 2022) jadi pemimpin AI yang sekarang bernilai hampir $4,7 triliun. Kenaikan ini membuat Nvidia jadi kekuatan yang gerakkan pasar. Sahamnya menyusun sekitar 7% dari indeks patokan S&P 500, dan juga faktor utama di Dow Jones Industrial Average dan indeks gabungan Nasdaq yang digerakkan teknologi.
Oktober lalu, Nvidia sempat jadi perusahaan pertama yang nilai pasarnya lewati $5 triliun. Tapi keraguan soal AI kemudian turunkan harga sahamnya dari puncak itu, dan sampai tahun ini belum mendekati lagi.
Tapi perasaan bisa berubah cepat jika laporan Rabu ini menunjukkan bukti bahwa Nvidia punya momentum untuk menaikkan penjualan tahunannya sebesar $100 miliar lagi tahun ini, seperti yang diperkirakan analis yang disurvei FactSet Research. Rata-rata analis juga percaya harga saham Nvidia bisa mendekati $260 tahun ini, yang akan melambungkan nilai pasar perusahaan itu lewat $6 triliun.