Kebijakan Tarif Trump yang Berubah-ubah, Dunia Usaha Mendambakan Kepastian

loading…

Asosiasi Pengusaha Indonesia menekankan bahwa pelaku bisnis masih mengamati perkembangan perjanjian dagang antara Indonesia dan AS terkait negosiasi tarif Trump. Foto/Dok

JAKARTA – Asosiasi Pengusaha Indonesia ( APINDO ) ingin pemerintah terus memantau dinamika kebijakan tarif dagang oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Sebab, perubahan keputusan tarif setelah putusan Mahkamah Agung AS diperkirakan akan memengaruhi neraca perdagangan kedua negara.

“Kepastian hukum itu ibarat modal berbiaya rendah yang nyata bagi dunia usaha. Karena itu, kami dukung pendekatan pemerintah yang terus memantau perkembangan dan menjaga komunikasi bilateral agar tidak terjadi kekosongan kejelasan yang bisa mengganggu perencanaan perdagangan dan investasi,” ujar Wakil Ketua Umum Apindo, Sanny Iskandar, Minggu (22/2/2026).

Sanny menekankan bahwa pelaku usaha masih mencermati perkembangan dengan seksama dan belum bisa menarik kesimpulan final tentang dampaknya. Perubahan konfigurasi tarif berpotensi memengaruhi struktur biaya dan daya saing ekspor.

Akan tetapi, yang menjadi perhatian utama adalah kejelasan cakupan produk, mekanisme implementasi, serta keberlangsungan kebijakan itu ke depannya. Baca Juga: MA AS Putuskan Tarif Dagang 10%, Seskab Teddy Sebut Sudah Sedia Payung Sebelum Hujan

“Dalam kondisi seperti ini, pelaku usaha cenderung mengambil pendekatan tunggu dan lihat sambil melakukan penyesuaian skenario bisnis dengan hati-hati, serta berkoordinasi intensif dengan pemerintah,” katanya.

“Perencanaan tahun ini akan tetap mengutamakan prinsip kehati-hatian, diversifikasi pasar, dan penguatan efisiensi internal, sambil menunggu kepastian arah kebijakan dan perkembangan selanjutnya,” tambahnya.

MEMBACA  ISESS Tegaskan Posisi Final Polri di Bawah Presiden, Jangan Coba Lakukan 'Trial and Error'

Tinggalkan komentar