Ringkasan Berita:
Setahun Pramono-Rano, Jakpro perkuat pembangunan berbasis kebutuhan rakyat. Mereka mengoptimalkan JIS dan TIM sebagai ruang sosial dan pusat UMKM lokal.
LRT Jakarta Fase 1B sudah capai 90 persen. Planetarium TIM yang diaktifkan kembali juga sukses, menarik 67.000 pengunjung sebagai simbol kebangkitan wisata edukasi.
Melalui JakGreen, Jakpro integrasikan proyek hijau dan transportasi terpadu di Manggarai. Targetnya untuk emisi nol bersih 2050 dan meningkatkan daya saing global Jakarta.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Tepat sudah satu tahun Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno memimpin Jakarta.
Di bawah kepemimpinan mereka, arah pembangunan ibu kota tidak lagi cuma mengejar gedung pencakar langit yang megah. Sekarang lebih menyentuh fondasi yang mendasar, yaitu kebutuhan warga dan keberlanjutan lingkungan.
PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro, sebagai mitra strategis pemerintah, menjadi motor utama dalam mewujudkan visi “pembangunan dari bawah” ini.
Baca juga: Setahun Pimpin Jakarta, Pramono-Rano Akui Banjir Masih Jadi Pekerjaan Rumah
Melalui pengelolaan aset strategis seperti JIS, TIM, sampai transportasi publik, Jakpro buktikan bahwa infrastruktur kelas dunia harus bisa dinikmati oleh masyarakat biasa.
Direktur Utama Jakpro, Iwan Takwin, menegaskan fokus utama setahun terakhir adalah memastikan aset kota tidak jadi benda mati.
Aset strategis Jakarta sekarang didorong untuk jadi ruang interaksi sosial yang menghidupkan ekonomi lokal.
“Aset-aset ini kami optimalkan sebagai ruang interaksi sosial yang mendorong keterlibatan UMKM dan tenaga kerja lokal. Manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan harus dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Iwan, Jumat (20/2/2026).
Salah satu bukti nyatanya adalah penguatan fungsi Jakarta International Stadium (JIS).
Tidak hanya untuk sepak bola, kawasan ini sekarang mulai terintegrasi dengan Ancol melalui pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO). Pembangunannya sudah dimulai awal tahun ini.
Menghidupkan Kembali Marwah Kebudayaan
Sentuhan emosional terasa kuat di sektor kebudayaan. Jakpro berhasil jawab kerinduan warga dengan mengaktifkan kembali Teater Bintang Planetarium di Taman Ismail Marzuki (TIM) pada akhir 2025 lalu.
Hasilnya sangat bagus, rata-rata 67.000 pengunjung memadati tempat edukatif ini selama libur akhir tahun.
Hal yang sama terjadi di Jakarta International Velodrome.
Tempat ini berubah menjadi area serbaguna yang bisa menggelar ajang dunia seperti SEA V League 2025 sampai konser musik internasional, tapi fungsi utamanya untuk atlet tetap terjaga.
Baca juga: Banjir di Kebon Pala Semakin Tinggi, Pramono Ungkap Air Kiriman dari Hulu Pemicunya
Transportasi Terintegrasi dan Komitmen Hijau