Anggota DPR Desak Pemerintah Izinkan Bantuan Diaspora untuk Sumatra

Jakarta (ANTARA) – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad meminta pemerintah mengizinkan bantuan dari diaspora, yakni WNI yang tinggal di Malaysia, untuk disalurkan ke masyarakat terdampak bencana di Sumatra.

Menurut dia, bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama jelang Ramadan dan Idul Fitri.

Ia juga meminta Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Sumatra pemerintah untuk berkoordinasi dengan Bea Cukai mengenai hal ini.

“Karena ini sumbangan sekali waktu dan jumlahnya tidak besar, saya rasa kita bisa lakukan secepatnya agar barang-barang ini bisa dikirim,” ujarnya saat memimpin rapat dengan pemerintah di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu.

Menurut Dasco, pemerintah seharusnya tidak banyak keberatan terkait masuknya barang bantuan tersebut. Namun, penyaluran bantuannya harus dipantau ketat sampai ke posko pengungsian.

“Barangnya sudah dibeli, tinggal dikirim lagi, dan itu cuma sekali. Dan saya kira mungkin bisa diberi dispensasi karena cuma sekali ini,” katanya.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menjelaskan, berbagai barang bantuan dari diaspora Aceh di Malaysia yang akan dikirim antara lain minyak goreng 3.000 liter senilai Rp1 miliar, gula pasir sekitar Rp50 juta, air mineral Rp672 juta, 5.000 kotak makanan siap santap senilai Rp1 miliar, 3.000 karung pakaian baru senilai Rp126 miliar, beberapa Alquran senilai Rp1 miliar, serta kloset senilai Rp4,8 miliar.

Dia mengatakan, mereka telah meminta agar bantuan dikirim dari Pelabuhan Klang, Malaysia, ke Pelabuhan Lhokseumawe, dan barang-barang sudah ada di pelabuhan menunggu pengiriman.

“Mereka juga mau kirim beras, tapi kita tolak karena kita sudah swasembada beras,” kata Karnavian.

Berita terkait: Menjaga kebutuhan gizi anak di tempat penampungan darurat

Berita terkait: BNPB konfirmasi 6.274 ton bantuan bencana Sumatra

MEMBACA  Seorang baby boomer yang sudah pensiun dan masih perlu bekerja untuk bertahan hidup berpikir bahwa Jaminan Sosial seharusnya dianggap sebagai hak di Amerika Serikat.

Berita terkait: TNI dan Polri berikan bantuan kesehatan bergerak ke desa terdampak banjir di Sumatra

Penerjemah: Bagus Ahmad R, Resinta Sulistiyandari
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar