Trump Menolak Desakan Netanyahu, Tetap Bertekad Lanjutkan Negosiasi dengan Iran

Kamis, 12 Februari 2026 – 09:46 WIB

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Gedung Putih, Rabu (11/2/2026), bahwa pembicaraan dengan Iran harus tetap dilanjutkan. Ia menolak desakan Netanyahu untuk bersikap lebih keras terhadap Teheran.

Baca Juga :
Prabowo Dipastikan Hadiri KTT Perdana Board of Peace di AS Pekan Depan

"Tidak ada kesepakatan pasti yang dicapai, selain saya bersikeras agar negosiasi dengan Iran dilanjutkan untuk melihat apakah kesepakatan bisa dicapai atau tidak," kata Trump di media sosial setelah pertemuan mereka yang berlangsung tiga jam.

"Jika bisa, saya beri tahu Perdana Menteri itu akan jadi pilihan. Jika tidak, kita hanya perlu lihat hasilnya," ujar Trump, sambil mengingatkan serangan AS tahun lalu terhadap program nuklir Iran.

Baca Juga :
Semakin Menekan, Trump Ngotot Ingin Lucuti Kemampuan Nuklir Iran

Netanyahu sebelumnya berusaha mendesak AS agar memasukkan program rudal balistik Iran ke dalam kesepakatan negosiasi antara Teheran dan Washington. Ia bergegas ke Washington untuk pertemuan ketujuhnya dengan Trump sejak pemimpin AS itu kembali memegang kekuasaan.

Kantor Netanyahu menyatakan bahwa dalam pembicaraan dengan Trump, sang perdana menteri telah "menekankan kebutuhan keamanan Israel terkait negosiasi" tentang Iran.

Baca Juga :
Israel Ingin Ubah Stempel Paspor ‘State of Palestine’ Jadi ‘Board of Peace’

Trump telah mengisyaratkan tindakan militer AS terhadap Iran menyusul tindakan keras Teheran yang mematikan terhadap para demonstran. Namun, di saat bersamaan, Washington dan Teheran memulai kembali pembicaraan pekan lalu lewat pertemuan di Oman.

Pembicaraan sempat tertunda setelah serangan AS terhadap situs-situs atom Iran selama perang 12 hari antara Israel dan Iran pada Juli lalu.

MEMBACA  Gelar Jokowi Tak Ditampilkan, Roy Suryo Nilai Pengacara Pakai Logika Srimulat (Susunan kalimat lebih rapi dan enak dibaca, tapi tetap pertahankan makna aslinya.)

Pertemuan di Gedung Putih dilakukan secara tertutup. Netanyahu masuk lewat pintu samping tanpa menerima pengawal kehormatan tradisional. Trump dan Netanyahu terlihat berjabat tangan dalam foto yang dirilis kantor perdana menteri Israel.

Netanyahu mengatakan sebelum berangkat bahwa pembicaraannya akan "pertama dan terutama" tentang negosiasi Iran, serta membahas Gaza dan isu regional lainnya.

"Saya akan sampaikan kepada presiden pandangan kami mengenai prinsip-prinsip untuk negosiasi," katanya dalam pernyataan video. Kantornya menyebut Netanyahu akan menyoroti persenjataan rudal Iran.

Halaman Selanjutnya
Kekhawatiran Israel mencapai puncaknya selama perang yang belum pernah terjadi sebelumnya tahun lalu, di mana Iran meluncurkan gelombang rudal balistik dan proyektil lain ke wilayah Israel, menghantam area militer dan sipil.

Tinggalkan komentar