Finlandia Tolak Jaminan Keamanan ala Pasal 5 NATO untuk Ukraina

loading…

HELSINKI – Pemerintah Finlandia mendesak para pejabat Amerika Serikat untuk menghindari memberi jaminan keamanan yang mirip dengan Pasal 5 NATO untuk Ukraina. Menurut bocoran kawat diplomatik, Helsinki memperingatkan bahwa penggunaan terminologi jaminan semacam itu bisa merusak klausul pertahanan bersama NATO yang paling mendasar.

Berdasarkan Pasal 5 NATO, serangan terhadap satu anggota dianggap sebagai serangan terhadap semua anggota lain, yang mengharuskan respons militer bersama.

Baca Juga: Eks Jenderal Tertinggi Ukraina: Pasal 5 NATO Itu Tak Ada, Anggotanya Tak Dilindungi dari Rusia

Finlandia adalah anggota baru NATO. Sementara itu, Ukraina berusaha bergabung dengan aliansi tersebut ditengah perang melawan invasi Rusia, namun upaya ini ditentang oleh beberapa negara di blok militer itu.

Sebuah kawat diplomatik dari Departemen Luar Negeri AS tanggal 20 Januari, yang didapat oleh Politico, mengungkapkan bahwa Menteri Luar Negeri Finlandia Elina Valtonen memperingatkan anggota parlemen AS yang berkunjung bahwa narasi seperti itu berisiko mencampurkan jaminan mutlak dari Pasal 5 NATO dengan janji bilateral apapun yang mungkin diberikan negara-negara aliansi kepada Kyiv.

Valtonen juga dilaporkan menekankan perlunya “pembatas” yang jelas antara blok militer yang dipimpin AS dengan pengaturan keamanan masa depan untuk Ukraina. Menurut dokumen tersebut, Menteri Pertahanan Finlandia Antti Häkkänen menyampaikan poin yang serupa dalam pertemuan berikutnya.

MEMBACA  Israel Lakukan 36 Pelanggaran Gencatan Senjata di Gaza Sejak Berlaku

Tinggalkan komentar