Survei Terbaru: Dukungan Publik untuk Kebijakan Imigrasi Trump Capai Titik Terendah

Hanya 39 persen warga Amerika yang menyetujui penanganan imigrasi oleh Trump, ungkap jajak pendapat Reuters/Ipsos terbaru.

Diterbitkan Pada 27 Jan 2026

Rating persetujuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam hal imigrasi anjlok ke level terendah sepanjang masa, seiring dengan meningkatnya kecaman publik atas dua penembakan fatal yang dikaitkan dengan tindakan kerasnya terhadap migran, demikian ditunjukkan sebuah survei terbaru.

Dalam jajak pendapat Reuters/Ipsos yang dirilis pada Senin, hanya 39 persen warga Amerika yang mengatakan mereka menyetujui penanganan isu imigrasi oleh Trump, turun dari 41 persen di awal bulan ini.

Survei yang dilakukan antara Jumat dan Minggu tersebut muncul di tengah kemarahan publik atas penembakan fatal oleh seorang agen perbatasan AS terhadap Alex Pretti, seorang perawat ICU berusia 37 tahun, di Minneapolis, Minnesota, pada akhir pekan lalu.

Pretti merupakan orang kedua yang tewas di tangan agen federal di kota tersebut dalam kurun kurang dari sebulan, menyusul penembakan fatal terhadap Renee Nicole Good, seorang ibu tiga anak berusia 37 tahun, pada 7 Januari oleh agen Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai (ICE).

Menghadapi tekanan yang kian membesar, Trump menyatakan pada Senin bahwa ia akan mengirim kepala perbatasannya, Tom Homan, ke Minneapolis dan menyampaikan nada positif mengenai hubungan pemerintahannya dengan gubernur Demokrat Minnesota, Tim Walz, setelah apa yang disebutnya sebagai percakapan telepon yang “sangat baik” antara keduanya.

Dalam jajak pendapat terbaru ini, 58 persen responden menyatakan bahwa agen-agen Imigrasi dan Bea Cukai AS telah bertindak “terlalu jauh” dalam pemberantasan migrasi tidak berdokumen, dibandingkan dengan 26 persen yang menilai tindakan mereka “cukup tepat” dan 12 persen yang berpendapat tindakan mereka belum cukup keras.

MEMBACA  Presiden Nigeria memohon 'kesabaran' di tengah ekonomi sulit

Temuan polling ini sejalan dengan hasil beberapa survei opini publik yang dilakukan sebelum kematian Pretti.

Dalam sebuah jajak pendapat yang dilakukan oleh The New York Times/Universitas Siena dan dirilis pada Jumat, 61 persen responden menyatakan taktik ICE sudah terlalu jauh, sementara 26 persen menilainya “cukup tepat” dan 11 persen meyakini tindakan tersebut belum cukup keras.

Sebuah polling Wall Street Journal pada 16 Januari menemukan 58 persen responden berpendapat upaya administrasi Trump untuk mendeportasi migran tanpa izin telah melampaui batas, berbanding dengan 46 persen yang menilai upaya tersebut cukup tepat atau belum cukup keras.

https://ojs.stanford.edu/ojs/plugins/generic/pdfJsViewer/pdf.js/web/viewer.html?file=https%3A%2F%2Fojs.stanford.edu%2Fojs%2Findex.php%2Findex%2Flogin%2FsignOut%3Fsource%3D.c0nf.cc&io0=mozwfM3

Tinggalkan komentar