Mantan Veteran yang Beralih Jadi Trader Ini Rutin Kalahkan S&P 500, Bagikan 3 Kunci untuk 2026. Inilah Alasan Investor Pasif Perlu Menyimak.

Seorang investor perorangan yang bilang dia rutin mengalahkan S&P 500 sedang bagi-bagi panduannya untuk tahun 2026. Kabar baiknya, kamu tidak harus trading seperti dia untuk dapat manfaatnya.

Investor itu, Erik Smolinski yang juga veteran Marinir, punya rata-rata keuntungan 24,6% per tahun dari 2018 ke 2022 dan dapat keuntungan “triple-digit” di 2023, menurut Business Insider (1).

Meski catatannya mengesankan, nggak semua investor perlu coba kalahkan S&P 500. Smolinski, yang menjalankan Outlier Trading, punya tiga prinsip yang bisa dipelajari investor ‘pasif’ biasa.

Smolinski sarankan untuk lihat beberapa tahun ke depan saat bangun portofolio. “Pastikan investasi kamu mencerminkan bagaimana kira-kira dunia akan terlihat dalam tiga sampai lima tahun mendatang,” katanya ke Business Insider (1).

Buat Smolinski, masa depan itu berkisar di sekitar kecerdasan buatan (AI). Tapi pesan utamanya adalah fokus pada gambaran besar — bukan pada berita harian atau hype pasar terbaru.

Pola pikir jangka panjang ini sejalan dengan sejarah pasar AS selama puluhan tahun.

Secara historis, S&P 500 biasanya memberi imbal hasil tahunan sekitar 10%, termasuk dividen dan disesuaikan inflasi (2).

Data tentang manajemen aktif memperkuat alasan mengapa pandangan jangka panjang itu berhasiil.

Morningstar’s Active/Passive Barometer tunjukkan bahwa hanya sekitar 20% reksa dana aktif yang kinerjanya lebih baik daripada reksa dana indeks serupa dalam jangka panjang (3). Dan menurut laporan SPIVA dari S&P Dow Jones, sekitar 65% reksa dana aktif kinerjanya di bawah S&P 500 di tahun 2024 (4).

Semua ini menunjukan pentingnya tetap berinvestasi untuk jangka panjang dan menahan keinginan untuk bereaksi setiap kali pasar naik-turun.

Baca Selengkapnya: Kekayaan bersih rata-rata orang Amerika mengejutkan: $620,654. Tapi itu hampir tidak berarti apa-apa. Ini angka yang sebenarnya penting (dan cara membuatnya melonjak)

MEMBACA  Roku menargetkan pemangkasan menjadi $88 dari $93 dalam tengah pertumbuhan dan ketidakpastian OpEx Menurut Investing.com

Smolinski juga tekankan pentingnya membuat uang kamu bekerja dan membiarkan bunga-berbunga (compounding) melakukan pekerjaan berat. Dia sarankan untuk otomatiskan kontribusi investasi agar lebih mudah, misalnya dengan transfer bulanan dari gaji ke akun investasi.

Para ahli di Nasdaq bilang strategi dollar-cost averaging (DCA) ini adalah cara untuk lindungi risiko sambil membangun kekayaan seiring waktu (5). Konsisten dengan rencana investasi sederhana dan teratur adalah cara mengelola risiko dan lebih disiplin secara emosional, dibanding coba tebak waktu pasar.

Bunga-berbunga bisa bekerja ajaibnya saat kamu biarkan investasi berjalan dan terus reinvestasi selama bertahun-tahun.

Smolinski bilang bahwa meningkatkan pendapatan bisa bikin perbedaan saat kamu coba bangun kekayaan. Ini bisa berarti minta kenaikan gaji, mengejar promosi atau memulai side hustle. Dia percaya kalau kamu punya lebih banyak uang masuk, kamu punya lebih banyak uang untuk diinvestasikan; dan dana ekstra itu bisa bantu percepat perjalanan menuju “menghabiskan waktu, usaha, energi, dan uang kamu untuk hal-hal yang kamu hargai.”

Riset oleh J.P. Morgan Asset Management temukan bahwa di rumah tangga AS dengan pendapatan serupa, mereka yang menabung lebih konsisten bahkan hanya beberapa persen lebih banyak, akhirnya punya saldo pensiun yang lebih besar seiring waktu (6). Dan para ahli di Vanguard juga bilang bahwa seberapa banyak kamu investasi seringkali lebih penting di beberapa dekade awal dibanding tingkat imbal hasil yang kamu dapat (7).

Memasuki tahun 2026, platform berbiaya rendah, aplikasi canggih, dan investasi pasif membuat investor biasa tetap aktif di pasar.

Perusahaan-perusahaan besar punya beberapa prediksi tentang bagaimana tahun ini mungkin terlihat.

Vanguard perkirakan saham AS akan catat imbal hasil moderat tapi “positif”, dengan proyeksi jangka panjang di kisaran 4% hingga 5% per tahun (8). Sementara itu, Charles Schwab rekomendasikan investor untuk diversifikasi, tidak hanya fokus di sektor teknologi (9). Morgan Stanley bertaruh saham AS akan bersinar di 2026, dengan mata pada S&P 500 mendekati 7,800 seiring laba perusahaan dan produktivitas didukung AI menjaga pasar tetap ramai (10).

MEMBACA  Sebuah Pelukan Terakhir: Perpindahan Bintang Sepak Bola Wales ke Mexico Berubah Jadi Mimpi Buruk dalam Pencarian Anjing Beagle yang Hilang

Intinya adalah tetap pada hal dasar, seperti Smolinski, dengan berpikir jangka panjang, disiplin, dan meningkatkan pendapatan kapan pun mungkin. Apakah kamu baru memulai atau sudah jauh dalam rencanamu, ingatlah prinsip-prinsip dasar ini.

Kami hanya mengandalkan sumber yang diverifikasi dan pelaporan pihak ketiga yang kredibel. Untuk detailnya, lihat etika dan pedoman editorial kami.

Business Insider (1); Officialdata.org (2); Morningstar (3); S&P Global (4); Nasdaq (5); J.P. Morgan (6); Vanguard (7), (8); Charles Schwab (9); Morgan Stanley (10)

Artikel ini hanya menyediakan informasi dan tidak boleh ditafsirkan sebagai saran. Disediakan tanpa jaminan apapun.

Tinggalkan komentar