Sabtu, 17 Januari 2026 – 09:28 WIB
Washington, VIVA – Pemimpin oposisi Venezuela, María Corina Machado, menyerahkan medali Hadiah Nobel Perdamaian miliknya kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam sebuah pertemuan di Gedung Putih, Kamis (15/1). Ia menyebut langkah itu sebagai bentuk penghargaan atas komitmen Trump terhadap kebebasan di Venezuela.
Baca Juga:
Iran Klaim Tak Akan Hukum Mati Demonstran, Trump: Lihat Saja Nanti
"Saya pikir hari ini adalah hari bersejarah bagi kami, rakyat Venezuela," ujar Machado usai bertemu langsung dengan Trump untuk pertama kalinya. Pertemuan itu berlangsung beberapa pekan setelah pasukan AS menangkap Presiden Venezuela Nicolás Maduro di Caracas dan mendakwanya atas kasus perdagangan narkoba.
Beberapa jam kemudian, Trump menulis di Truth Social bahwa Machado "memberikan saya hadiah Nobel Perdamaiannya atas pekerjaan yang telah saya lakukan. Sebuah isyarat yang luar biasa dari rasa saling menghormati."
Baca Juga:
AS Resmi Mulai Jual Minyak Venezuela
Sebuah foto yang diedarkan Gedung Putih menunjukkan Trump dengan hadiah tersebut yang terpajang dalam bingkai besar. Di dalam bingkai emas dibawah medali, terdapat tulisan: "Diberikan sebagai simbol rasa terima kasih pribadi atas nama rakyat Venezuela sebagai pengakuan atas tindakan Presiden Trump yang berprinsip dan tegas untuk mengamankan Venezuela yang bebas."
Baca Juga:
Makin Panas! Iran Tutup Wilayah Udara untuk Semua Penerbangan
Meski demikian, Trump sebenarnya tidak memberikan dukungan resmi kepada Machado sebagai pemimpin baru Venezuela, meskipun gerakannya mengklaim kemenangan dalam pemilu 2024 yang sengit. Sebaliknya, Trump memilih berhubungan dengan kepala negara sementara Venezuela, Delcy Rodríguez, yang juga mantan wakil presiden Maduro.
Kendati tidak mendukungnya secara politik, Trump mengatakan bahwa bertemu Machado merupakan "suatu kehormatan besar", dan menyebutnya sebagai "wanita luar biasa yang telah melalui banyak hal".
Setelah meninggalkan Gedung Putih, Machado menyapa pendukungnya yang berkumpul diluar gerbang dan berkata dalam bahasa Spanyol, "Kita dapat mengandalkan Presiden Trump."
"Saya menyerahkan medali Hadiah Nobel Perdamaian kepada presiden Amerika Serikat," kata Machado kemudian kepada wartawan dalam bahasa Inggris. Ia menyebut langkah itu sebagai "pengakuan atas komitmen uniknya terhadap kebebasan kami".
Trump, yang sering mengungkapkan keinginanya untuk menerima Hadiah Nobel Perdamaian, sebelumnya menyatakan ketidakpuasan ketika penghargaan itu diberikan kepada Machado, sebelum akhirnya menerima medali tersebut tahun lalu.