Perenang Suriah Sarah Mardini Bebas dari Tuntutan Pengadilan Yunani dalam Kasus Penyelamatan Migran

Mardini, yang kisahnya menginspirasi film Netflix, termasuk dari 24 relawan yang dibebaskan pengadilan Yunani atas upaya mereka menyelamatkan migran dari tenggelam.

Sebuah pengadilan di Yunani telah membebaskan 24 relawan penyelamat, termasuk perenang kompetitif dan aktivis Suriah Sarah Mardini, dari dakwaan perdagangan manusia yang dirancang untuk mengintimidasi mereka yang berupaya menolong migran dan pengungsi dari bahaya tenggelam.

Mardini, yang aksi penyelamatannya terhadap adiknya menginspirasi film Netflix 2022 *The Swimmers*, bersama relawan lainnya telah menghadapi tuntutan hukum sejak penangkapan mereka pada 2018.

Rekomendasi Cerita

list of 4 items
end of list

Pengadilan di pulau Lesbos, Yunani, memutuskan pada Kamis bahwa relawan dari Emergency Response Centre International (ERCI), sebuah LSM Yunani, tidak bersalah atas dakwaan memfasilitasi masuk secara ilegal dan membentuk organisasi kejahatan.

“Semua terdakwa dibebaskan dari segala dakwaan” karena tujuan mereka “bukan untuk melakukan tindak pidana melainkan memberikan bantuan kemanusiaan,” ujar Ketua Majelis Hakim Vassilis Papathanassiou di depan pengadilan.

Mardini, warga Suriah berusia 30 tahun yang mencari suaka di Jerman pada 2015, hadir di pengadilan bersama rekannya yang berkewarganegaraan Irlandia-Jerman, Sean Binder.

“Menyelamatkan nyawa manusia bukanlah kejahatan,” kata Mardini yang tampak emosional setelah putusan dibacakan.

“Kami tidak pernah melakukan hal yang ilegal sebab jika menolong sesama adalah kejahatan, maka kita semua adalah kriminal.”

Mardini merupakan bagian dari kelompok aktivis relawan organisasi ERCI yang berupaya membantu migran dan pengungsi mencapai pulau Lesbos dari Turki pada 2018. Ia ditangkap kala itu dan menghabiskan tiga bulan dalam penjara di Yunani.

Pengacaranya, Zaharias Kesses, menyatakan “tidak dapat diterima” kasus yang begitu mencolok seperti ini berlarut-larut selama ini.

MEMBACA  Speaker Bluetooth portabel dari Anker ini sangat bagus, saya lupa betapa terjangkaunya harganya.

Tujuan dari tindakan hukum semacam ini, tegas Kesses, “adalah untuk mengkriminalisasikan bantuan kemanusiaan dan melenyapkan organisasi kemanusiaan. Sebelum kasus ini, ada ribuan relawan di Lesbos, sementara setelahnya jumlahnya menyusut drastis hanya tinggal puluhan.”

‘Kriminalisasi Bantuan Kemanusiaan’

Film Netflix *The Swimmers* terinspirasi dari kisah Mardini dan adiknya, Yusra, yang merupakan salah satu dari 10 atlet yang berlaga di Olimpiade Rio untuk Tim Pengungsi.

Keluarga mereka melakukan perjalanan berbahaya melintasi Laut Aegea pada 2015, dan kedua bersaudara itu menyelamatkan orang lain dari tenggelam di sepanjang perjalanan.

“Seharusnya dakwaan-dakwaan ini tidak pernah diajukan ke pengadilan sejak awal,” ungkap Amnesty International usai pembebasan tersebut.

“UE juga harus mencatat keputusan hari ini dan menerapkan perlindungan yang lebih kuat terhadap kriminalisasi bantuan kemanusiaan di bawah hukum UE. Tidak seorang pun seharusnya dihukum karena berusaha menolong,” tegas Amnesty.

Human Rights Watch (HRW) yang berbasis di New York menggemakan pernyataan Amnesty.

“Dua puluh empat orang mengalami cobaan hukum selama tujuh tahun atas dakwaan tak berdasar karena menyelamatkan nyawa. Penuntutan yang sewenang-wenang ini praktis menghentikan pekerjaan penyelamatan nyawa padahal orang-orang terus saja tenggelam di Aegea,” kata HRW.

Ini merupakan kali kedua Yunani mengajukan dakwaan kriminal terhadap para relawan tersebut.

Pada 2023, mereka dibebaskan dalam kasus lain yang melibatkan pelanggaran terkait pekerjaan kemanusiaan mereka, termasuk tuduhan “spionase.”

Beberapa negara Eropa, termasuk Italia, telah mengambil langkah untuk menghukum orang-orang yang memberikan bantuan penyelamatan jiwa kepada migran dan pengungsi.

Para ahli hak asasi manusia PBB, termasuk Mary Lawlor, Pelapor Khusus PBB untuk Pembela HAM, pada Desember lalu menyuarakan kekhawatiran bahwa rancangan undang-undang Eropa berisiko menyebabkan “kriminalisasi aksi penyelamatan nyawa dan bantuan kepada korban perdagangan orang, migran, pengungsi, pencari suaka, serta orang-orang yang membutuhkan perlindungan internasional lainnya, termasuk anak-anak.”

MEMBACA  Penyerahan Rp883 Miliar KPK dari Kasus Investasi Bodong kepada PT Taspen

Tinggalkan komentar