Profil Lengkap Ari Askhara: Dari Eks Bos Garuda hingga Dirut Baru Humpuss Maritim

Jumat, 16 Januari 2026 – 06:32 WIB

Jakarta, VIVA – Nama I Gusti Ngurah Askhara atau Ari Askhara menarik perhatian pelaku pasar setelah ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI). Penunjukkan ini menandai kembalinya Ari ke posisi pimpinan utama perusahaan publik.

Baca Juga :
Ari Askhara Jadi Dirut Baru Humpuss Maritim Internasional, Gas Pol Transformasi Bisnis

Pengangkatan Ari telah dapat persetujuan dari investor melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Rabu, 14 Januari 2026 di Jakarta. Ia mengambil alih posisi Tirta Hidayat.

Menurut keterangan resmi pada Jumat, 16 Januari 2026, Manajemen perusahaan menegaskan bahwa pergantian jajaran direksi dan komisaris adalah langkah strategis untuk menyegarkan organisasi. Perusahaan juga berupaya memperkuat tata kelola perusahaan (Good Corporate Governance/GCG) guna menghadapi tantangan industri maritim yang dinamis di tahun 2026.

Baca Juga :
Profil Yaqut Cholil, Eks Menag yang Jadi Tersangka Korupsi Kuota Haji

Pengangkatan Direksi dan Komisaris Baru HUMI

Profil Lengkap Ari Askhara

Baca Juga :
Comeback ke Bank Mandiri, Zulkifli Zaini Ditunjuk Jadi Komisaris Utama

Merujuk situs web resmi perusahaan, Ari Askhara adalah figura yang memiliki rekam jejak panjang di sektor korporasi, keuangan, dan infrastruktur. Pria kelahiran Jakarta, 13 Oktober 1971 ini bukanlah nama baru di lingkungan korporasi bawah naungan BUMN.

Ari pernah dipercaya memegang posisi penting di sejumlah BUMN dan perusahaan besar. Ia menjabat sebagai Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk pada 2018. Selain itu, ia pernah memegang jabatan strategis di PT Pelindo III (2016), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (2016), serta PT Amstelco Tbk (Petrosaudi PE) pada 2012.

MEMBACA  Kesaksian Petarung Amerika Setelah Mengalahkan Jeka Saragih di UFC

Namun, karir profesional Ari berawal di sektor perbankan nasional. Ia memulai langkah di PT Bank Ekspor Impor Indonesia dari 1994 hingga 1999.

Setelah itu, Ari bergabung dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk pada tahun 2005. Usai berkarier di bank plat merah, Ari melanjutkan karier ke panggung keuangan global.

Rekam jejak Ari di kancah perbankan internasional meliputi sejumlah posisi strategis di beberapa bank investasi dan perbankan multinasional, seperti Deutsche Bank AG dan PT Barclays Capital (2008), Standard Chartered Singapore (2011), serta PT ANZ Bank Indonesia (2014).

Saat ini, Ari tercatat menjabat sebagai Direktur Utama PT GTS Internasional Tbk. (GTSI). Sebelumnya, ia menjalani peran sebagai CEO PT Sarana Bali Dwipa Jaya serta Senior Partner Business Finance di Barid Consultant. Ari juga pernah menjadi partner di PT TRG Investama pada 2023.

Berbagai jabatan strategis yang pernah diemban Ari tidak lepas dari latar belakang pendidikannya yang mentereng. Ia meraih gelar sarjana Jurusan Ekonomi dari Universitas Gadjah Mada pada 1994. Kemudian, ia menyelesaikan Master of Business Administration (MBA) bidang Keuangan Internasional di Universitas Indonesia pada 2001.

Tinggalkan komentar