Selasa, 13 Januari 2026 – 18:00 WIB
Jakarta, VIVA – Fakta baru terungkap dalam kasus pembunuhan terapis wanita berinisial SM (23) di Kayuringin, Bekasi Selatan, Kota Bekasi.
Baca Juga:
Tampang Pembunuh Terapis SPA yang Ditemukan Tewas Dalam Indekos di Bekasi
Ahmad Riansah alias Delon, suami siri korban yang kini jadi tersangka, mengaku sempat menyadap WhatsApp milik korban sebelum menghabis nyawanya. Ahmad ungkapkan, aksi sadap itu karena rasa cemburu. Dia sakit hati karena korban sering komunikasi sama tamu lewat aplikasi itu.
Baca Juga:
2 Begal Bersenjata Api yang Tembaki Warga Palmerah Ditangkap! Beraksi 4 Kali Sehari
"Saya kan nyadap WA-nya, saya bilang, kamu jangan chattingan sama tamu, soalnya saya sakit hati, soalnya kamu suka lupa ngehapus chat," kata Ahmad.
Tragedi terjadi di rumah kontrakan korban. Ahmad mengaku bunuh SM dengan cara memiting lehernya. Setelah pastikan korban tewas, pelaku malah tidak langsung kabur.
Baca Juga:
Lecehkan Bocah 11 Tahun di Kalideres, Modus Pedagang Takoyaki Ini Buat Geleng-geleng
"Sudah gitu saya temenin dulu, setengah jam," ucap Ahmad.
Tak lama kemudian, dia keluar dari kontrakan. Tapi, dia balik lagi dengan niat bunuh diri setelah membunuh korban.
"Saya balik ke kosan karena memang saya niatnya pengen mati bareng-bareng. Makannya saya beli, cairan itu. Habis itu saya minum segelas kecil, enggak dapet setengah jam, malah saya muntah-muntah," tuturnya.
Selain pembunuhan, Ahmad juga akui menguras rekening korban setelah kejadian. Tapi, dia tegaskan tidak bawa barang lain dari kamar.
"Enggak ada (barang lain dibawa), cuma uang doang. Uang itu kalau enggak salah di saldo Rp2,5 juta sama uang cash Rp300 ribu," ujarnya.
Seperti diberitakan, SM ditemukan tewas di sebuah kamar kos di Bekasi Selatan pada Rabu, 7 Januari 2026. Penemuan jasad bermula saat seorang saksi, keluarga korban, datang ke kos atas permintaan ibu korban.
Karena korban tidak merespons, saksi minta pengurus kos buka kamar pakai kunci duplikat. Saat pintu terbuka, korban ditemukan sudah meninggal.
Sebelumnya diberitakan, kasus kematian terapis SPA di Bekasi akhirnya menemui titik terang. Polisi tangkap seorang pria bernama Ahmad Riansah yang diduga kuat terlibat.
Halaman Selanjutnya
Korban berinisial SM (23) ditemukan tewas di dalam kamar Kos Al-Ash, Jalan Letnan Arsyad Raya No. 3, RT 004/012, Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan. Peristiwa itu menggegerkan penghuni kos dan warga sekitar.