Evakuasi Medis Pertama NASA dari ISS Akan Dilakukan Pekan Ini: Fakta yang Terungkap

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, satu kru astronaut Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) akan kembali ke Bumi lebih awal akibat masalah medis. Seperti dilaporkan, keputusan ini diambil menyusul sakitnya salah satu anggota kru.

Menurut NASA, Kru-11—yang terdiri dari astronaut NASA Zena Cardman dan Mike Fincke, astronaut Jepang Kimiya Yui, serta kosmonot Rusia Oleg Platonov—akan bertolak dari ISS tidak lebih awal pukul 17.00 ET pada Rabu. Mereka seharusnya tetap di stasiun luar angkasa hingga pertengahan Februari, namun lembaga tersebut memutuskan memulangkan mereka lebih cepat setelah seorang astronaut jatuh sakit pada 7 Januari.

NASA tidak mengungkap identitas astronaut yang sakit atau rincian kondisinya, namun pejabat lembaga berkali-kali menegaskan bahwa kondisi astronaut tersebut stabil. Pilot misi, Fincke, mengulangi jaminan ini dalam postingan LinkedIn hari Minggu.

“Yang terpenting, kami semua baik-baik saja,” tulisnya. “Setiap orang di sini stabil, aman, dan terawat dengan baik. Ini adalah keputusan yang disengaja untuk memungkinkan evaluasi medis yang tepat dilakukan di Bumi, di mana kapabilitas diagnostik yang lengkap tersedia. Ini keputusan yang tepat, meski terasa agak pahit.”

Kru-11, Bersiap untuk Keberangkatan

Kru-11 saat ini diperkirakan akan mendarat di lepas pantai California sekitar pukul 03.40 ET pada Kamis, namun ini dapat berubah seiring NASA memantau cuaca dan kondisi laut di zona pendaratan. Pejabat lembaga akan mengumumkan waktu dan lokasi yang lebih pasti menjelang pelepasan Kru-11 dari ISS.

Saat ini, keempat astronaut sedang sibuk mempersiapkan penerbangan pulang, memeriksa kelayakan pakaian antariksa mereka, dan mengepak barang-barang pribadi. Di waktu bersamaan, mereka tetap menjalankan operasi harian ISS, termasuk pemeliharaan pakaian antariksa dan tugas-tugas penelitian.

MEMBACA  Dapatkan Samsung Galaxy Watch 6 dengan diskon $160 di Amazon untuk Black Friday

Setelah mereka pergi, astronaut Kru-11 akan meninggalkan kosmonot Rusia Sergey Kud-Sverchkov dan Sergei Mikaev serta astronaut NASA Chris Williams, yang akan tetap di ISS untuk menyelesaikan misi enam bulan mereka yang dimulai akhir November. Pada Senin sore, komandan stasiun luar angkasa Fincke menyerahkan otoritasnya kepada Kud-Sverchkov.

“Saya berterima kasih kepada kalian semua atas kerja keras, bantuan, serta segala sains dan eksplorasi fantastis yang kita kerjakan bersama. Sangat menyenangkan,” kata Fincke kepada rekan-rekan astronautnya dalam upacara serah terima komando. “Beberapa lelucon mungkin kurang lucu, tapi saya akan terus berusaha.”

Sebelum masalah medis ini muncul, Fincke sedang bersiap untuk melakukan spacewalk ke-10nya bersama Cardman. EVA tersebut akan menyamakan rekor Fincke dengan Peggy Whitson untuk jumlah spacewalk terbanyak oleh astronaut NASA.

Timeline Tentatif Misi Kepulangan

NASA akan menyiarkan secara langsung penerbangan pulang Kru-11, termasuk penutupan pintu, pelepasan Crew Dragon, dan reentri kapsul. Lembaga tersebut belum membagikan tautan siarannya, namun kemungkinan dapat disaksikan melalui NASA+ atau saluran YouTube mereka.

Berikut timeline longgar untuk siaran kepulangan Kru-11—jika NASA tetap pada rencana saat ini (semua waktu dalam ET):

Rabu, 14 Januari

  • 15.00 – Siaran penutupan pintu dimulai
  • 15.30 – Pintu ditutup
  • 16.45 – Siaran pelepasan kapsul dimulai
  • 17.00 – Kapsul melepas diri

Kamis, 15 Januari

  • 02.15 – Siaran kepulangan dimulai
  • 02.50 – Pembakaran deorbit
  • 03.40 – Splashdown (pendaratan di laut)
  • 05.45 – Konferensi pers kepulangan ke Bumi

Kapal pemulihan SpaceX akan menunggu untuk mengambil kapsul Dragon dan krunya dari zona pendaratan. Seperti biasa, tim medis akan berada di kapal ini untuk memeriksa para astronaut setelah mereka keluar dari kapsul.

NASA telah mempersiapkan skenario ini sejak kru pertama ISS diluncurkan 25 tahun lalu. Fakta bahwa ini adalah evakuasi medis pertama yang harus dilakukan lembaga tersebut menjadi bukti keselamatan stasiun luar angkasa ini. Secara statistik, evakuasi seperti ini seharusnya terjadi sekitar sekali setiap tiga tahun, menurut Kepala Petugas Kesehatan dan Medis NASA, Dr. James Polk.

Meski begitu, kepulangan dini Kru-11 menggarisbawahi alasan NASA membangun redundansi dan perencanaan kontinjensi dalam setiap misi penerbangan berawak manusia, dan akan menjadi uji nyata yang penting bagi protokol evakuasi lembaga tersebut.

MEMBACA  4 Negara Mayoritas Muslim yang Dijajah Inggris

Tinggalkan komentar