Kemarahan Iran Tak Juga Padam: Ini 4 Poin Penting yang Harus Dipahami

loading…

Sebuah masjid di Teheran, Iran, dilaporkan terbakar selama demo yang berujung kerusuhan pada 8 Januari 2026. Foto/via Iran International

TEHERAN – Demonstrasi kemarahan warga Iran atas kondisi ekonomi telah menyebar ke hampir semua kota di negara itu. Protes terus berlanjut meskipun ada tindakan keras dari pihak penguasa.

Aksi unjuk rasa besar ini mulai terjadi pada akhir Desember sebagai tanggapan atas krisis mata uang. Tapi sekarang, protesnya berubah menjadi politis, yaitu menuntut turunnya rezim yang dikendalikan oleh Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Pada hari Jumat, Ibukota Iran, Teheran, dan kota-kota besar lainya diguncang oleh malam kekacauan yang kedua kalinya berturut-turut, walau terjadi pemadaman internet. Menurut wawancara dengan saksi mata dan video yang diverifikasi The New York Times atau muncul di televisi BBC Persian, para pengunjuk rasa meneriakkan slogan anti-pemerintahan Republik Islam, menyalakan api unggun, dan dalam beberapa kasus membakar gedung-gedung.

Baca Juga: Trump: AS Akan Serang Iran Sangat Keras di Titik Lemahnya!

Pihak berwenang Iran telah mengancam akan mengambil tindakan tegas terhadap para demonstran. Pada hari Sabtu, angkatan bersenjata Iran menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka akan melindungi infrastruktur strategis dan properti publik.

Menurut kelompok-kelompok hak asasi manusia, puluhan pengunjuk rasa telah meninggal sejak protes dimulai di akhir Desember.

Khamenei, pada hari Jumat, berkata bahwa pemerintah “tidak akan mundur” dan menyebut para pengunjuk rasa sebagai perusuh yang cuma ingin menyenangkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Trump sudah berjanji bahwa Amerika Serikat akan membantu para pengunjuk rasa jika pemerintah Iran menggunakan kekuatan mematikan terhadap mereka, meski belum jelas apakah dia akan benar-benar menindaklanjuti ancamannya itu.

MEMBACA  Fakta Menarik Nomor Punggung Beckham Putra di Timnas Indonesia

Pada hari Sabtu, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menulis di media sosial, “Amerika Serikat berdiri bersama rakyat Iran yang berani.”

4 Hal Penting yang Perlu Diketahui tentang Demo di Iran

1. Mengapa Warga Iran Berdemo?Ekonomi Iran telah berada dibawah tekanan terus-menerus selama bertahun-tahun, sebagian besar akibat sanksi dari AS dan Eropa yang terkait dengan ambisi nuklir negara itu. Perang selama 12 hari dengan Israel pada Juni lalu semakin menguras sumber daya keuangan Iran.

Saat nilai mata uang rial Iran jatuh terhadap dolar AS di akhir Desember, ditengah inflasi yang tetap tinggi, para pedagang dan mahasiswa pun menggelar protes selama beberapa hari.

Tinggalkan komentar