Otoritas Swiss Tahan Pemilik Bar Kebakaran Tahun Baru yang Tewaskan 40 Orang

Swiss menggelar hari berkabung nasional untuk mengenang korban kebakaran mematikan di kota resor ski Crans-Montana.

Diterbitkan Pada 9 Jan 20269 Jan 2026

Klik di sini untuk membagikan di media sosial

share2

Jaksa Swiss telah meminta agar salah satu pemilik bar tempat kebakaran hebat di Malam Tahun Baru menewaskan 40 orang dan melukai puluhan lainnya ditempatkan dalam tahanan praperadilan.

Jaksa utama wilayah Valais, Beatrice Pilloud, mengatakan dalam pernyataan pada Jumat bahwa penahanan terhadap pria tersebut, Jacques Moretti, diperlukan untuk menghindari “risiko kabur”.

Artikel Rekomendasi

Istri dan rekan manajer Moretti, Jessica Moretti, akan tetap bebas di bawah pengawasan peradilan, menurut pernyataan itu.

Pihak berwenang telah menyelidiki pemilik bar La Constellation di kota resor ski Crans-Montana atas dugaan kejahatan, termasuk pembunuhan karena kelalaian.

Berdasarkan hukum Swiss, seseorang ditahan hingga pengadilan memutuskan dalam waktu 48 jam apakah penahanannya dibenarkan.

Penahanan Moretti terjadi bersamaan dengan dilaksanakannya hari berkabung nasional Swiss pada Jumat untuk korban kebakaran, dengan mengheningkan cipta sejenak sebelum lonceng gereja berbunyi di seluruh negeri.

Upacara resmi untuk mengenang para korban, yang diadakan di kota Martigny, dihadiri sekitar 1.000 orang, termasuk Presiden Prancis Emmanuel Macron, Presiden Italia Sergio Mattarella, dan Perdana Menteri Belgia Bart De Wever.

Macron (kiri) dan Mattarella berjalan membawa mawar putih selama upacara di Martigny, Swiss, pada 9 Januari 2026 [Fabrice Coffrini/Pool via AP Photo]

“Negara kami hancur oleh tragedi ini,” kata Presiden Swiss Guy Parmelin dalam upacara tersebut.

“Kami menghormati ingatan mereka yang telah tiada, dan kami berdiri di samping mereka yang kini menghadapi perjalanan panjang pemulihan,” ujarnya.

Lebih dari separuh korban tewas dalam kebakaran pada dini hari Tahun Baru itu adalah remaja, sementara 116 orang lainnya luka-luka.

MEMBACA  Lubang massal ditemukan di dekat ibu kota Suriah bisa berisi 100.000 mayat | Berita Perang Suriah

Beberapa warga negara Prancis dan Italia termasuk di antara yang meninggal, dan Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni telah menyerukan hukuman tegas bagi mereka yang bertanggung jawab atas kebakaran tersebut.

‘Segalanya Berbeda’

Sementara itu, sekitar 1.400 orang berkumpul di pusat kongres Crans-Montana untuk menyaksikan siaran langsung acara resmi di Martigny.

Monumen peringatan yang didirikan di luar bar telah ditutupi terpal putih seperti igloo untuk melindunginya dari salju lebat.

“Segalanya sekarang berbeda,” kata seorang wanita Prancis berusia 30-an yang bekerja musiman di Crans-Montana dan yang tidak ingin namanya disebutkan kepada kantor berita AFP pada Jumat.

“Sebelumnya, tempat ini penuh senyuman. Sekarang, tidak ada lagi senyuman di sini,” katanya.

Jaksa Swiss menyatakan mereka percaya kebakaran mematikan itu bermula ketika kembang api yang ditempelkan pada botol sampanye diacungkan terlalu dekat ke busa peredam suara di langit-langit bagian basement bar.

Seorang anggota layanan perlindungan sipil memegang mawar putih selama upacara resmi di Martigny pada 9 Januari 2026 [Michael Buholzer/Pool via Reuters]

Pihak berwenang setempat mengatakan pada Selasa bahwa bar tersebut tidak menjalani inspeksi keselamatan sejak 2019, yang memicu kemarahan.

Dalam pernyataan pekan ini, pemilik bar menjanjikan “kerjasama penuh” mereka dengan penyelidik.

“Kami hancur dan diliputi duka, pikiran kami terus tertuju pada para korban, keluarga mereka yang berduka secara begitu brutal dan prematur, serta semua orang yang tengah berjuang untuk hidup mereka,” ujar mereka.

Dalam pidatonya pada upacara Jumat lalu, Parmelin, presiden Swiss, mengatakan harapan “bergantung pada kemampuan sistem peradilan kita untuk mengungkap kegagalan dan menerapkan konsekuensi tanpa penundaan atau kelonggaran”.

“Ini adalah tanggung jawab moral sekaligus kewajiban negara,” tegasnya.

MEMBACA  Ponsel Samsung yang saya rekomendasikan kepada kebanyakan orang bukanlah flagship (dan sedang diskon)