loading…
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin memberikan pembekalan dan pengarahan kepada Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI). Foto/SindoNews
JAKARTA – Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin memberikan pembekalan dan arahan kepada Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI). Kegiatan yang berlangsung di Aula Bhineka Tunggal Ika, Kementerian Pertahanan, Jakarta ini merupakan bagian dari pembinaan strategis untuk generasi muda calon pemimpin bangsa.
Pembekalan ini diikuti oleh 58 kadet dari KKRI, yang terdiri dari 51 kadet putra dan 7 kadet putri. Mereka berasal dari latar belakang sekolah dan daerah yang beragam dari seluruh Indonesia, seperti Jakarta, Jawa Barat, Sumatera Utara, Jawa Tengah, Maluku, Papua, dan Lampung.
Sjafrie menegaskan bahwa KKRI adalah wadah strategis untuk menyiapkan bibit-bibit putra-putri terbaik bangsa. Para kadet dipandang sebagai harapan negara dan rakyat Indonesia, yang diharapkan kelak bisa menjadi pemimpin yang berkarakter, punya wawasan luas, serta memiliki loyalitas tinggi kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Baca juga: Menhan Sjafrie Ungkap Ada Musuh Dalam Selimut yang Tak Ingin Indonesia Bangkit
Menhan juga menekankan pentingnya memiliki cita-cita besar yang harus diperjuangkan melalui proses belajar, pengorbanan, dan pengabdian.
“Disiplin adalah fondasi utama dalam membentuk pribadi yang unggul. Tanpa disiplin, potensi dan cita-cita tidak akan tercapai secara optimal. Makanya, para kadet harus didorong untuk membangun kemandirian, berdiri tegak, dan berjalan dengan keyakinan dalam mengabdi,” ujarnya pada Kamis (8/1/2026).
Menhan juga memberikan perhatian khusus pada minat sebagian kadet KKRI yang bercita-cita jadi penerbang di TNI Angkatan Udara (AU). Pemerintah membuka peluang untuk pembinaan dan pendidikan yang terarah, termasuk pilihan pendidikan terpusat dan percepatan akademik, asalkan didukung oleh minat, kemampuan, dan persetujuan dari orang tua.