Jumat, 2 Januari 2026 – 10:30 WIB
Jakarta, VIVA – Presiden RI, Prabowo Subianto menegaskan pemerintah terbuka untuk menerima bantuan dari berbagai pihak, termasuk diaspora, agar pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat bisa lebih cepat.
Baca Juga :
Tapi, Prabowo nenetapkan semua bantuan harus dikirim melalui mekanisme yang jelas, teratur, dan bisa dipertanggungjawabkan.
Pernyataan ini dia sampaikan saat memimpin rapat koordinasi penanganan pascabencana di Aceh Tamiang, Kamis 1 Januari 2025.
Baca Juga :
PT Pos Pastikan Penyaluran BLTS Kesra di Daerah Bencana Terus Dilakukan
Dia menekankan, negara tidak akan menutup kesempatan bagi siapa pun yang mau membantu dengan niat tulus.
Presiden RI Prabowo Subianto saat memimpin rapat di Aceh Tamiang
Photo : Rusman – Biro Pers Sekretariat Presiden
Baca Juga :
“Kalau ada yang ikhlas mau bantu, ya masa kita tolong. Kan sebagai manusia tidak mungkin menolak bantuan. Asal bantuannya jelas,” kata Prabowo.
Presiden juga menyebut peran penting diaspora dari berbagai daerah. Menurut dia, rasa cinta tanah air perantau bisa jadi kekuatan tambahan untuk pemulihan.
“Kalau diaspora Aceh mau bantu di Aceh, ya silakan. Diaspora Minang bantu Ranah Minang, silakan. Mungkin juga di Sumatera Utara, komunitas Batak di Jawa kan banyak dan besar, boleh saja, bahkan dari luar negeri,” ujarnya.
Prabowo menegaskan, semua bentuk bantuan akan dilaporkan ke pemerintah pusat dan disalurkan sesuai prosedur. Dia membuka kemungkinan pemerintah daerah buka rekening khusus untuk bantuan bencana supaya transparan dan akuntabel.
“Mekanismenya kita serahkan, mungkin nanti Gubernur Aceh, Sumatera Barat, atau Sumatera Utara bisa buka rekening dana bantuan pascabencana,” tegasnya.
Presiden juga pastikan pemerintah tidak akan mempersulit niat baik masyarakat, dari dalam atau luar negeri, asal cara penyalurannya jelas.
“Yang mau kirim langsung silakan, dari dalam negeri kasih sumbangan silakan. Kami tidak menolak, cuma mekanisme dan prosedurnya harus jelas,” tambahnya.
Di akhir, Prabowo tegaskan lagi keseriusan pemerintah dalam menangani dampak bencana di Sumatera. Dia pastikan negara sudah siapkan anggaran yang besar untuk percepat pemulihan.
“Kami anggap ini sangat serius dan akan berusaha maksimal untuk bantu. Kami sudah siapkan anggaran yang cukup besar untuk atasi ini,” ucap Presiden.
Halaman Selanjutnya
Pernyataan ini menegaskan komitmen pemerintah untuk membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya, sambil pastikan penanganan bencana berjalan transparan, terkoordinir, dan untuk kepentingan rakyat.