Generasi Z menghadapi tantangan yang sulit di pasar kerja sekarang. Mencari pekerjaan yang tepat atau memulai bisnis sendiri bisa terasa sangat berat.
Tapi, daripada hanya mengikuti nasihat lama untuk mengejar "passion" kamu, mungkin lebih baik fokus pada satu hal yang buat kamu sangat tertarik. Ini adalah nasihat dari bintang Shark Tank, Robert Herjavec, yang dia pelajari dari mantan rekannya, miliarder Mark Cuban.
"Hidup tidak peduli dengan passion kamu, dan saya juga tidak," kata Herjavec menirukan Cuban. "Saya tidak peduli kamu suka golf, basket, AI, atau cyber. Yang saya ingin tau adalah, apa yang kamu obsesi? Passion itu mudah karena hanya sebuah keinginan, tapi obsesi adalah sebuah tindakan."
Bagi Herjavec, pelajaran ini sangat personal. Dia dulu tidak tau jalur karir mana yang harus diambil. Tapi setelah menemukan cybersecurity, dia jadi terus memikirkannya.
Meskipun begitu, obsesi tidak bisa dibuat dalam waktu singkat. Pekerjaan pertama bisa saja hanya untuk bayar tagihan, tapi setiap pengalaman harus jadi batu loncatan menuju sesuatu yang bisa kamu tekuni sepenuhnya.
Tapi obsesi saja tidak cukup. Herjavec menyarankan para profesional muda untuk tetap berpikir realistis dan jangka panjang, bahkan ketika ada ketidakpastian.
"Waktu kamu umur 21 atau 22 tahun, kamu merasa sangat khawatir tentang besok. Itu bagus karena seperti bahan bakar. Tapi terlalu banyak orang yang membuat keputusan jangka pendek di usia 20-an dan tidak melihat jangka panjang."
Pertanyaan wawancara kerja yang perlu kamu persiapkan
Bahkan setelah menemukan jalur karir impian, diterima kerja adalah cerita lain.
Di awal karirnya, Herjavec diwawancara oleh Warren Avis, pendiri Avis Car Rentals. Setelah menanyakan pertanyaan standar, Avis memberikan pertanyaan tak terduga: "Apa kamu percaya kamu mengendalikan takdirmu sendiri?"
Herjavec menjawab iya. Tapi pertanyaan berikutnya lebih menohok: "Oke, katakan kamu kecelakaan mobil dan tidak bisa jalan lagi. Apakah kamu masih mengendalikan takdirmu?"
Saat itulah Herjavec sadar tidak ada jawaban benar atau salah. Tujuannya adalah untuk melihat cara berpikir kritis dan kemampuan beradaptasi calon karyawan.
"Bisnis itu sulit dan tidak bisa ditebak. Kemampuanmu untuk beradaptasi dengan situasi secara terus-menerus itulah yang penting. Jadi saya suka mencari tau bagaimana orang berpikir. Hebat jika kamu seorang pemikir kritis, tapi kamu juga harus menjadi pemikir yang bisa menyesuaikan diri dengan situasi."