Poland Sahkan UU Kripto Kontroversial, Pelaku Industri Peringatkan Bahaya “Regulasi Berlebihan”

Poland telah mengesahkan undang-undang kripto baru yang telah memicu kritik keras dari para pelaku industri. Kekhawatiran utama adalah bahwa regulasi ini dapat melemahkan daya saing negara di sektor aset digital.

Undang-undang ini, yang dipresentasikan sebagai interpretasi dari kerangka Markets in Crypto-Assets (MiCA) Uni Eropa, memperkenalkan ketentuan domestik yang lebih ketat. Sebagian pihak berargumen bahwa aturan ini jauh melampaui ketentuan yang ditetapkan oleh UE.

Pemerintah Polandia berdalih bahwa aturan ini diperlukan untuk perlindungan konsumen dan stabilitas sistem keuangan. Namun, para kritikus menilai pendekatan ini berisiko membunuh inovasi dan mengusir perusahaan ke luar negeri.

Przemysław Kral, CEO bursa kripto Eropa zondacrypto, menyatakan bahwa undang-undang ini merupakan kemunduran dari kerangka seimbang yang dirancang oleh MiCA.

“MiCA UE menyediakan aturan main yang jelas dan seimbang untuk kripto, sedangkan interpretasi Polandia terhadapnya adalah langkah mundur yang besar dan contoh nyata overregulation,” ujar Kral. “Regulasi memang diperlukan untuk melindungi konsumen, tetapi bisa menjadi kontraproduktif. Polandia telah berlebihan, dan industri kripto domestiknya yang akan menanggung akibatnya.”

Menurut Kral, aturan baru ini memberlakukan pembatasan berlebihan yang memperlakukan kripto sebagai ancaman, bukan peluang. Ia memperingatkan bahwa aturan ini bahkan dapat mengkriminalisasikan aktivitas dasar, seperti pengembangan smart contract, yang akan mematikan minat talenta dan investasi di dalam negeri.

Eksekutif bursa tersebut berargumen bahwa regulasi ini dapat mempercepat relokasi bisnis kripto ke yurisdiksi lain. “Perusahaan-perusahaan akan pindah ke pasar yang lebih ramah, membawa serta lapangan kerja dan pendapatan pajak,” kata Kral.

Ia mencontohkan pengalaman Zondacrypto sendiri: Meskipun didirikan di Polandia, perusahaan ini justru diatur di Estonia, di mana mereka membayar PPN lebih dari €6 juta per tahun. “Aturan baru ini juga menyulitkan perusahaan kripto baru untuk meluncurkan operasinya di Polandia, yang berarti raksasa yang sudah ada akan terus mendominasi pasar,” tambahnya.

MEMBACA  Bos-bos industri perhotelan memperingatkan bahwa peningkatan pajak di Inggris yang diusulkan oleh Rachel Reeves akan menyebabkan pemotongan pekerjaan yang 'drastis'

Langkah Polandia ini terjadi di saat negara-negara anggota UE sedang bersiap untuk mengimplementasikan MiCA, sebuah regulasi penting yang dirancang untuk menyelaraskan aturan kripto di seluruh kawasan. Para pendukungnya berargumen bahwa pengawasan yang lebih ketat akan membantu melindungi konsumen dan mengurangi risiko pencucian uang serta penipuan.

Namun, pemimpin industri seperti Kral menyatakan bahwa pendekatan Polandia yang lebih ketat berisiko mengikis maksud asli MiCA—yaitu menciptakan lapangan bermain yang setara yang memungkinkan inovasi yang bertanggung jawab untuk berkembang.

Kontroversi ini menggarisbawahi tantangan yang lebih luas bagi regulator di seluruh dunia: bagaimana menemukan keseimbangan tepat antara melindungi pasar dan mendorong pertumbuhan dalam sebuah industri yang terus berevolusi dengan cepat.

Baca artikel aslinya, Poland Passes Controversial Crypto Law, Industry Voices Warn of “Overregulation” oleh Tanzeel Akhtar di Cryptonews.com