Harga gas alam untuk Oktober naik sedikit pada hari Selasa, tapi tetap di bawah harga tinggi 1-bulan dari hari Senin. Ini karena perkiraan cuaca di AS akan lebih panas di akhir musim panas, jadi permintaan gas untuk listrik akan naik karena AC dipakai lebih banyak.
Perusahaan Atmospheric G2 bilang kalau perkiraan cuaca untuk bagian timur AS akan lebih hangat pada tanggal 14-18 September. Untuk pantai timur dan barat, cuaca akan lebih panas pada tanggal 19-23 September.
Produksi gas alam di AS yang lebih tinggi akhir-akhir ini membuat harga turun. Pada hari Selasa, lembaga EIA menaikkan perkiraan produksi gas untuk tahun 2025 menjadi 106,63 bcf/hari. Produksi gas AS sekarang hampir mencapai rekor tertinggi.
Menurut data dari BNEF, produksi gas kering di AS pada Selasa adalah 107,0 bcf/hari. Permintaan gas untuk 48 negara bagian adalah 70,4 bcf/hari. Aliran gas untuk ekspor LNG diperkirakan 14,6 bcf/hari.
Faktor lain yang tekan harga adalah laporan dari Edison Electric Institute. Mereka bilang output listrik untuk minggu akhir Agustus turun -7,82% dibanding tahun lalu.
Laporan dari EIA minggu lalu netral untuk harga gas. Persediaan gas naik +55 bcf, sesuai dengan perkiraan pasar. Persediaan gas sekarang -2,2% dibanding tahun lalu, tapi masih +5,6% di atas rata-rata 5 tahun. Di Eropa, penyimpanan gas penuh 79%, sedangkan rata-rata untuk musim ini biasanya 86%.
Laporan terakhir dari Baker Hughes menunjukkan jumlah rig gas aktif turun 1 menjadi 118 pada minggu awal September. Jumlah ini turun dari rekor tinggi 2-tahun di bulan Agustus. Dalam setahun terakhir, jumlah rig gas sudah naik dari titik terendah 94 rig pada September 2024.