Gubernur Fed Bowman Sebut Laporan Tenaga Kerja yang Lemah Memperkuat Pandangannya untuk Tiga Pemotongan Suku Bunga Tahun Ini

Seorang pejabat tinggi di Federal Reserve mengatakan pada hari Sabtu bahwa laporan lemah tentang pasar kerja AS bulan ini memperkuat keyakinannya bahwa suku bunga harus diturunkan.

Michelle Bowman adalah salah satu dari dua pejabat Fed yang memilih untuk memotong suku bunga sepuluh hari lalu. Langkah ini bisa membantu ekonomi dengan membuat pinjaman lebih murah, tapi juga bisa meningkatkan inflasi.

Bowman dan satu pejabat lain kalah suara karena sembilan pejabat Fed lainnya memilih untuk menjaga suku bunga tetap. Ketua Fed, Jerome Powell, bersikeras menunggu data lebih lanjut tentang dampak tarif Presiden Donald Trump terhadap inflasi.

Dalam pidato di konferensi banker di Colorado, Bowman mengatakan data terbaru pasar kerja memperkuat pendapatnya bahwa Fed harus memotong suku bunga tiga kali tahun ini. Fed hanya punya tiga pertemuan tersisa di tahun 2025.

Laporan pekerjaan minggu lalu menunjukkan perusahaan mempekerjakan jauh lebih sedikit orang dari yang diperkirakan. Selain itu, perekrutan di bulan-bulan sebelumnya juga lebih rendah dari perkiraan awal.

Soal inflasi, Bowman semakin yakin tarif Trump tidak akan menyebabkan kenaikan inflasi jangka panjang. Inflasi sudah turun sejak puncaknya di atas 9% setelah pandemi, tapi masih tetap di atas target Fed sebesar 2%.

Tugas Fed adalah menjaga pasar kerja kuat sambil mengendalikan inflasi. Masalahnya, Fed hanya punya satu alat utama—suku bunga—yang memengaruhi keduanya.

Kekhawatirannya adalah tarif Trump bisa memicu “stagflasi,” yaitu ekonomi stagnan tapi inflasi tinggi. Fed tidak punya solusi mudah untuk ini dan mungkin harus memilih antara pasar kerja atau inflasi.

Di Wall Street, banyak yang memperkirakan Fed akan memotong suku bunga pada pertemuan September setelah laporan pekerjaan AS jauh di bawah ekspektasi.

MEMBACA  Hubungan Indonesia-Rusia Tunjukkan Perkembangan yang Konsisten: Prabowo

Trump sering marah-marah minta suku bunga diturunkan dan bahkan menghina Powell. Dia punya kesempatan menambah anggota baru di dewan gubernur Fed setelah salah satu anggota yang ditunjuk Biden mengundurkan diri.

Memperkenalkan Fortune Global 500 2025, daftar perusahaan terbesar di dunia. Lihat daftar tahun ini.