Israel Tewaskan 102 Orang di Gaza saat Trump Klaim Akan Bersikap ‘Tegas’ terhadap Netanyahu | Berita Gaza

Pasukan Israel Tewaskan Minimal 102 Warga Palestina di Serangan di Seluruh Gaza

Sumber medis memberitahu Al Jazeera bahwa pasukan Israel telah membunuh setidaknya 102 warga Palestina dalam serangan di Jalur Gaza. Ini terjadi bahkan ketika Presiden AS Donald Trump mengklaim akan "sangat tegas" dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk mengakhiri perang Israel di enclave Palestina tersebut.

Serangan Israel pada Selasa menghancurkan pemukiman di utara dan selatan Gaza, di tengah kekhawatiran invasi darat yang bakal terjadi lagi. Serangan ini terjadi jelang kunjungan Netanyahu ke Washington, DC minggu depan. Trump menyatakan Netanyahu ingin mengakhiri perang di Gaza, meski pasukannya justru meningkatkan serangan.

Di antara korban tewas adalah 16 pencari bantuan yang kelaparan, terbunuh saat tentara Israel menyerang kerumunan di pusat distribusi bantuan yang dikelola Gaza Humanitarian Foundation (GHF)—organisasi kontroversial yang didukung AS dan Israel. Mereka adalah korban terbaru dari pembunuhan harian di lokasi-lokasi ini, yang telah menewaskan hampir 600 warga Palestina sejak GHF mengambil alih distribusi bantuan terbatas di Gaza akhir Mei lalu.

Lebih dari 170 LSM internasional besar menyerukan penghentian segera GHF, yang menurut kelompok HAM melanggar prinsip internasional. "Warga Gaza dihadapkan pada pilihan mustahil: kelaparan atau risiko ditembak saat berusaha mendapatkan makanan," bunyi pernyataan bersama.

Pasukan Israel juga menyerang Gaza City di utara, di mana mereka baru saja mengeluarkan perintah pengungsian paksa. Setidaknya 82% Gaza kini jadi zona militer Israel atau terancam pengusiran paksa, menurut PBB. Penduduk Gaza, Ismail, mengungkapkan bahwa keluarga-keluarga yang baru mengungsi terpaksa mendirikan tenda di jalan karena tak ada tempat lain.

Di Khan Younis selatan, 12 warga Palestina tewas saat rumah keluarga al-Zanati diserang. Serangan terpisah di kamp pengungsian juga menewaskan seorang anak. Rumah sakit al-Shifa yang sempat dikepung kini hampir tak berfungsi karena kehabisan bahan bakar. "Tempat ini berubah jadi ruang tunggu kematian," kata seorang reporter.

MEMBACA  Trump menyarankan ingin membersihkan etnis di Gaza. Apakah itu memungkinkan? | Berita Konflik Israel-Palestina

Harapan Kesepakatan ‘Minggu Depan’

Situasi putus asa di Gaza meningkatkan tekanan pada pemimpin dunia untuk mencapai kesepakatan damai. Trump mengklaim gencatan senjata hampir tercapai, mungkin saat Netanyahu berkunjung minggu depan. Namun, Hamas menegaskan tak akan setuju kecuali Israel menarik diri sepenuhnya dari Gaza.

Sejauh ini, perang telah menewaskan lebih dari 56.000 warga Palestina sejak Oktober 2023.