Indonesia:
Sementara Thailand dan Kamboja terus bersitegang menyusul sengketa perbatasan yang memicu bentrokan mematikan, sebuah video beredar dengan klaim palsu bahwa Kepala Angkatan Udara Thailand Punpakdee Pattanakul mengancam akan menghancurkan ibu kota Kamboja, Phnom Penh, dalam hitungan menit. Padahal, Pattanakul hanya menyatakan bahwa jet tempur mereka mampu mencegat pesawat yang melanggar wilayah udara Thailand dalam lima menit, tanpa menyebut Kamboja atau ibukotanya.
Video wawancara Pattanakul dengan wartawan itu viral di TikTok pada 9 Juni 2025, ditonton lebih dari 1,7 juta kali. Teks dalam bahasa Thailand yang disematkan di klip itu berbunyi: “Jika Kamboja tak mundur, Thailand akan merebut negara itu. Angkatan udara menyatakan Phnom Penh bisa rata dalam 5 menit.”
Klip ini beredar saat kedua negara berkonflik setelah bentrokan senjata pada 28 Mei menewaskan satu prajurit Kamboja (arsip). Kedua pihak mengklaim bertindak untuk membela diri.
Meski sepakat memindahkan pasukan untuk mengurangi ketegangan, Phnom Penh meminta Mahkamah Internasional (ICJ) menyelesaikan sengketa perbatasan (arsip).
Kamboja juga melarang impor buah dan sayur Thailand pada 17 Juni setelah Bangkok menolak mencabut pembatasan perbatasan. Sebelumnya, mereka memblokir drama Thailand, menutup pos perbatasan, dan mengurangi bandwidth internet.
Cuplikan postingan TikTok palsu, diambil 16 Juni 2025
Video serupa tersebar di TikTok dan Facebook. Satu komentar berbunyi: “Mereka pahlawan. Jangan mengecewakan. Tanah kita harus kembali.” Yang lain menulis: “Ini benar, Kamboja tak mampu lawan persenjataan Thailand.”
Padahal, Pattanakul tak pernah menyebutkan Phnom Penh bisa “r