Angkatan Udara menembak jatuh 13 dari 19 drone Shahed dan 1 dari 6 misil yang diluncurkan oleh Rusia

Seorang jurnalis berpengalaman melaporkan bahwa Rusia telah menyerang Ukraina dengan enam peluru kendali dan 19 drone kamikaze Shahed pada malam tanggal 20-21 Februari. Angkatan Udara Ukraina berhasil menembak jatuh satu peluru kendali dan 13 drone Rusia.

Sumber: Angkatan Udara Ukraina di Telegram

Detail: Angkatan Udara melaporkan bahwa Rusia meluncurkan peluru kendali anti-pesawat S-300 dan empat peluru kendali jelajah Kh-22 dari Oblast Rostov Rusia, peluru kendali udara Kh-59 dari Oblast Belgorod, dan 19 drone Shahed dari kota Rusia Primorsko-Akhtarsk.

Kutipan: “Akibat dari pertempuran, sebuah peluru kendali udara Kh-59 hancur di Oblast Poltava dan 13 dari 19 drone Shahed [ditembak jatuh] di dalam Oblast Kharkiv, Dnipropetrovsk, Zaporizhzhia, dan Donetsk.”

Detail: Angkatan Udara menambahkan bahwa beberapa dari enam UAV Rusia yang tidak terkena tidak mencapai target mereka.

Unit anti-pesawat dan kelompok tembak bergerak dari Angkatan Udara dan Pasukan Pertahanan, serta peralatan perang elektronik, terlibat dalam menangkal serangan udara tersebut.

Dukung UP atau menjadi patron kami!

MEMBACA  "Lebih dari Selusin Anak di Kamp Darfur Meninggal Akibat Kekurangan Pangan, Menurut Tenaga Medis" Atau: "Kekurangan Pangan Sebabkan Lebih dari Selusin Anak di Kamp Darfur Tewas, Lapor Medis" Pilihan gaya: Formal: "Menurut Tenaga Medis, Lebih dari Dua Belas Anak di Kamp Darfur Meninggal Akibat Kelaparan" Jurnalistik: "Korban Kelaparan di Darfur: Belasan Anak Tewas di Kamp Pengungsian" Penyesuaian opsional: Angka bisa diganti "belasan" (12+), "puluhan" (20+), atau "dua belas" (spesifik). "Meninggal" lebih halus, "tewas" lebih keras. "Kelaparan" = emphasis parah, "kekurangan pangan" = netral. Tanda baca sesuai standar Indonesia (spasi sebelum tanda tanya/seru, titik koma jarang dipakai).