Kadin Indonesia menyatakan penghapusan utang nelayan, petani, dan UMKM memberikan dampak positif.

Senin, 28 Oktober 2024 – 00:21 WIB

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia 2024 – 2029 menyambut baik rencana Presiden Prabowo Subianto menghapuskan utang kredit macet sekitar 6 juta petani, nelayan, hingga pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Foto dok. Kadin

jpnn.com, JAKARTA – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia 2024–2029 Anindya Bakrie menyambut baik rencana Presiden Prabowo Subianto menghapuskan utang kredit macet sekitar 6 juta petani, nelayan, hingga pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Hal itu dilaksanakan melalui Peraturan Presiden (Perpres) yang rencananya dikeluarkan pekan depan.

“Kadin Indonesia mendukung penuh kebijakan itu dan siap membantu pemerintah dan UMKM,” kata Anindya, Minggu (27/10).

Rencana Perpres penghapusan utang kredit macet tersebut disampaikan Penasihat Ekonomi Presiden sekaligus Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo dalam “Dialog Ekonomi Kadin Bersama Pimpinan Dewan Kadin Indonesia” di Menara Kadin Indonesia lantai 29, Kuningan, Jakarta Selatan pada 23 Oktober.

Anindya menambahkan, pihaknya bersama pemerintah siap membantu dan bekerja sama dengan Kementerian UMKM, Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementerian Hukum.

Kadin juga akan segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penyelesaian Utang UMKM.

Dia menambahkan, tugas utama Kadin adalah memfasilitasi bantuan dari sisi legal dan akses perbankan agar proses penyelesaian utang UMKM di perbankan dapat berjalan lancar.

“Dan ke depan, harapan kami agar UMKM–UMKM dapat tumbuh dan bangkit kembali,” ucapnya.

Kadin Indonesia menyampaikan penghapusan utang nelayan, petani dan UMKM berdampak positif.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

MEMBACA  Tim SAR Temukan Korban Kecelakaan Feri di Selat Bali Penjelasan Singkat: Operasi pencarian dan penyelamatan berhasil menemukan korban musibah feri yang terjadi di perairan Selat Bali. Tim gabungan terus bekerja untuk evakuasi dan identifikasi lebih lanjut. Detail Lokasi: Perairan: Selat Bali Koordinat: Dirahasiakan untuk kepentingan investigasi Waktu Kejadian: Dalam proses konfirmasi Update Terkini: Proses evakuasi korban masih berlangsung dengan dukungan kapal dan helikopter. Keluarga korban telah dihubungi untuk koordinasi lebih lanjut. Tetap pantau informasi resmi dari pihak berwenang.