Sejak diumumkan pada akhir 2024, adaptasi ambisius Homer karya Christopher Nolan untuk novel The Odyssey langsung memicu perdebatan sengit di kalangan para buzzer digital.
Perdebatan kelas atasnya berkutat pada cara menerjemahkan epos Yunani kuno ke layar lebar dan seberapa penting akurasi detail sejarah. Sementara itu, pertengkaran di level paling bawah berpusat pada keberagaman pemain film ini dan tuduhan bahwa film tersebut menyimpang secara “woke” dari materi aslinya.
Namun, apa pun bayangan mereka tentang film ini, para pemburu popularitas dan penentu selera di internet bukanlah orang pertama yang akan memberikan kesan awal dari pemutaran sesungguhnya. Sebagai tanda kepercayaan diri yang dilaporkan oleh <a rel="nofollow" disajikan-url="https://www.hollywoodreporter.com/movies/movie-news/christopher-nolan-the-odyssey-influencer-screenings-1236631135/" class="hyperlink eksternal tautan teks" data-klik-acara="{“elemen":“Tautan Eksternal”,” outuingURL\":”https://www.hollywoodreporter.com/movies/movie-news/christopher-nolan-the-odyssey-influencer-screenings-1236631135/”,href = “https ik commandermandan. com’’class" pada kamis lalu. Studio Universal memilih untuk melewatkan pratinjau yang biasanya diadakan untuk para pemengaruh.
Pemutaran semacam itu, yang lazim di industri ini, biasanya menghasilkan pujian berlimpah di media sosial dan blog penggemar, yang dapat meredam dampak ulasan negatif atau beragam dari kritikus profesional. Meski perlu dicatat bahwa berbagai kreator konten TikTok dan YouTube kemungkinan tetap bakal menonton film ini <a rel="nofollow" data-tautan-url="https://www.tiktok.com/@moviedeathblow/video/7655731879345278221\" =” tautan eksetenal cl,“ class peluru teks “tautan" k=”,"bergabung pembuka”“"" bersama para wartawan, keputusan untuk tidak secara langsung memburu gengsi mereka ini disambut luas—paling tidak, oleh para pegiat kritikus itu sendiri. Banyak dari meraka berencana menghadiri pemutaran The Odyssey setelah perhelatan perdana globalnya di London pada 7 Juli pekan depan.
Scott Mantz, salah satu pendiri Hollywood Critics Association, tidak gagal menunjukan persetujuanya atas manuver ini. "BAGUS!!” tulisnya dalam sebuah unggahan saat merespons berita dan platform X. "Karena SEMUA orang tahu jika reaksi ‘inflluencer’ media sosial itu PALSU BELAKA.”
Sementara Segelintir pun Prajurus melawan bid’ah yang tersinggung mengangkat analog menujem tentangan waras para mapan ke tangatan Online pertama menuntum peruguan besar besar bir u unt[… !…" Beberapa penulis lain bersikap sekadar bicara,goy bu setuju,jg tert s eraman: Redak sur kepala Indiewire ,seh|lichbercornyk’ .,"" ”In mi hemimaiii”.
(g.s)…
(DII NTARA DUA TTk di sana mebat …padaberikut.d – In ben[g.
Mas??…!?:!???"Dan …..)
Namu
,Ksen ih inu saty mencol (bis)
) – </M\u Flick> tim Gri<Br
Analic
G…g akan s bertar…h matimat s piom bis inidi (m,y.</ …akamaju m end pat( n terda( …
(Sebu/engra –- /ka.
)
Gat er ah mes In alut man an emfok pem tu minulr utama The
Bud bBer ba(s & bah "
rest pen ada y
N a ng t mas ma ng se"i.I</Sec ak …an da– re*
Se——ba Ma