Harga Kembali Melonjak di Bulan Mei, tetapi Apakah Inflasi Sudah Memuncak?

Badan Analisa Ekonomi melaporkan Kamis lalu, ukuran inflasi yang penting naik di bulan Mei. Ini menunjukan dampak ekonomi yang masih terasa dari perang melawan Iran.

Indeks Harga Belanja Konsumsi Pribadi, yang jadi ukuran inflasi favorit Federal Reserve, naik 0,4% setiap bulan dan 4,1% setiap tahun. Angka bulanan ini stabil dari bulan sebelumnya, tapi angka tahunan lebih tinggi dari 3,8% di April dan jadi yang tertinggi sejak April 2023.

Mungkin lebih mengkuatirkan, pertumbuhan indeks PCE inti—yang tidak termasuk harga makanan dan energi yang naik turun—juga naik, yaitu 0,3% setiap bulan dan 3,4% setiap tahun. Indeks inti ini kasih gambaran tren yang lebih jelas. Meskipun angka bulanan stabil dari April ke Mei, angka tahunan naik sepersepuluh persen, yang artinya tekanan pada harga masih besar dan naik, meskipun harga energi tidak dihitung.

Hampir selesai atau masih ada lagi? Banyak ekonom berpikir inflasi umum kemungkinan besar sudah mencapai puncak di Mei, waktu harga minyak dan bensin lagi tinggi-tingginya selama perang dengan Iran. Sejak itu, perang sudah mereda dan harga minyak sudah turun 30% atau lebih. Penurunan itu seharusnya bisa dilihat di angka inflasi bulan Juni.

“Kemungkinan besar inflasi sudah puncak di Mei, karena harga minyak West Texas Intermediate turun 38,8% dari puncaknya di Mei, jadi kita harus berharap melihat angka negatif dari bulan ke bulan di data inflasi Juni,” kata Joseph Bruseulas, kepala ekonom di RSM, dalam sebuah catatan riset. “Ini artinya kenaikan 0,4% bulan-ke-bulan dan 4,1% inflasi dari tahun lalu adalah angka yang basi.”

Tapi itu tidak berarti konsumen sudah aman. Salah satunya, harga lebih tinggi dari inflasi masa lalu akan tetap ada, tidak ada keringanan.”Ini menyakitkan bagi kelas menengah dan orang Amerika berpenghasilan menengah,” kata Heather Long, kepala ekonom di Navy Federal Credit Union. “Kenaikan bulanan (0,4%) sedikit lebih rendah dari perkiraan, tapi yang penting adalah seberapa cepat inflasi akan mendingin musim panas ini?”

MEMBACA  Registrasi Gratis Untuk Mudik Bersama Perusahaan BUMN Kembali Dibuka, Segera Daftar!

Angka inflasi PCE inti menunjukan masih ada inflasi yang akan datang. Ini berarti tekanan inflasi bisa saja susah hilang dan lambat mereda. Meskipun harga minyak turun, biaya kebutuhan lain seperti kesehatan dan asuransi terus naik, tanpa tanda-tanda akan turun.

Ditambah lagi, pembangunan besar-besaran infrastruktur kecerdasan buatan sepertinya menambah tekanan inflasi ke ekonomi. Saham Apple turun tajam Kamis lalu setelah perusahaan memperingatkan biaya mereka naik karena harga chip memori meningkat drastis, yang dibeli habis oleh perusahaan AI. Harga teknologi yang lebih tinggi bisa menyebar ke seluruh ekonomi dan mempengaruhi berbagai sektor.

Tinggalkan komentar