Ulasan ‘Ironheart’: Serial Marvel Tidak Terlalu Berat, tapi Juga Tidak Terlalu Ringan

Pertama kali acara TV solo Riri Williams disebutkan adalah pada tahun 2020 saat Kevin Feige mengumumkan Ironheart dan Secret Invasion bersamaan dengan beberapa Marvel Phase 5 releases lainnya. Dia mengatakan kedua seri ini akan terhubung dengan film-film Marvel. Benar saja: Ironheart terkait dengan MCU yang lebih luas—selain Black Panther: Wakanda Forever—dan karena itu saja, kamu harus menonton keenam episode serinya sampai habis. Sampai benar-benar selesai.

Ironheart sedang streaming tiga episode pertamanya di Disney Plus malam ini, dan akan berakhir pada 1 Juli. Riri kembali sebagai ilmuwan berbakat dengan tujuan mulia untuk membuat dunia lebih baik, tapi dalam Ironheart (dan bisa dibilang Black Panther: Wakanda Forever), perjalanannya bukan tentang dia sebagai pahlawan super atau menggantikan posisi Iron Man. Ini tentang dia memahami dirinya sendiri, dan perpaduan teknologi-mistis Ironheart cukup menarik untuk membuatmu penasaran apa yang akan terjadi selanjutnya.

Dominique Thorne kembali memerankan Riri Williams, mahasiswi MIT yang pertama kali muncul di Black Panther 2 saat dia terlibat konflik soal vibranium. Sebagai penemu jenius, dia berada di pusat kekacauan yang memicu alur film, dan kita melihat sekilas dirinya dalam baju besi mirip Iron Man saat bekerja sama dengan orang Wakanda. Di akhir film, Riri menjalin persahabatan dengan Shuri, melawan Talokanil, dan mendapat hadiah mobil ayahnya yang sudah diperbaiki, tapi dia harus meninggalkan baju besi berbahan vibraniumnya. Sedikit yang ditunjukkan tentang latar belakangnya, terutama dari komik Marvel dan kaitannya dengan Tony Stark.

Di Ironheart, Riri kembali ke kampung halamannya di Chicago, dan tak lama kemudian dia bertemu Anthony Ramos sebagai Parker Robbins—alias The Hood. Seperti biasa saat remaja naif bertemu orang asing yang karismatik dan manipulatif, dia terjebak dalam lingkungan yang salah. Ada kejahatan, situasi berbahaya, dan konsekuensi mengerikan yang tak diinginkan. Namun, meski Riri berurusan dengan orang-orang buruk, trauma, tekanan, dan masalah kedewasaan, dia punya sistem pendukung kuat, dan kita melihat momen-momen mengharukan bersama ibunya dan teman-temannya, termasuk Natalie (Lyric Ross), sahabatnya.

MEMBACA  Pabrik Boar's Head yang Terkenal Buruk Akan Dibuka Kembali Setahun Setelah Wabah Listeria yang Menewaskan 10 Orang

Anthony Ramos sebagai The Hood (Parker Robbins) di Ironheart.

Etika abu-abu dan keluarga adalah tema utama di seri ini, di mana karakter utama dan geng The Hood kadang terlihat tidak punya tujuan yang realistis. Riri hanya tahu dia ingin menciptakan sesuatu yang "ikonik". Tapi ada harganya. Dengan sumber daya terbatas, seberapa besar—dan apa—yang rela dia korbankan?

Dia cerdik, ambisius, dan sedikit keras kepala. Dia punya orang-orang tulus yang peduli padanya dan menemukan kecocokan dengan Joe McGillicuddy (diperankan Alden Ehrenreich). Thorne menangkap esensi Riri sebagai karakter yang kekurangannya membuatnya mengambil keputusan egois dan berbahaya. Joe cerdas, sinis, dan terus-menerus kesal, dan penampilan Ehrenreich menyeimbangkan sifat-sifat itu dengan sentuhan humor.

Ramos memerankan The Hood yang jahat dengan mudah, tapi dari sisi cerita, aku ingin tahu lebih banyak tentang hood-nya sendiri karena tak ada ritme jelas soal alasan, waktu, dan cara hood itu muncul, membuat kehadirannya di beberapa adegan terasa acak. Meski kru Parker punya peran masing-masing dalam tim—dan dalam cerita secara keseluruhan—tak ada kedalaman emosional yang kuat dari mereka sebagai karakter. Secara nada, seri ini punya beberapa kekerasan dan kejahatan, tapi tetap ramah keluarga dengan rating PG yang tak akan menakut-nakuti anak-anak atau mengganggu tidur mereka.

Adegan ini di Ironheart keren banget.

Adegan aksinya cukup bagus dan tersebar di sepanjang seri, dengan urutan terbaik yang diperlihatkan di trailer saat Riri dalam baju besi menghadapi truk melaju. Teknologi keren (termasuk AI dan robotika) serta efek khusus memperkaya setiap episode tanpa berlebihan. Soundtrack-nya layak dipuji, begitu juga penghormatan pada kota Chicago dan pengalaman kulit hitam (ada percakapan tajam di episode 5 di tengah konflik). Tapi, Ironheart paling menarik ketika keajaiban muncul di layar. Secara harfiah.

MEMBACA  Manusia Akan Pergi ke Kutub Selatan Bulan. Begini Cara Mereka Akan Mengemudi ke Sana

Sihir The Hood bukan satu-satunya yang kita lihat, yang menciptakan beberapa kejutan seru dan momen, "Hei, apa Marvel baru saja…?" Riri sangat percaya diri pada keahlian ilmiahnya sampai hal-hal mistis tak menarik baginya—sampai akhirnya menarik. Dia terjebak dalam situasi yang memaksanya membuka pikiran terhadap sihir, dan itu mengguncang logika serta kompas moralnya.

Saat menonton seri ini, ingatlah bahwa Riri bukan mutan, manusia berkekuatan super, dewa, atau pahlawan Marvel yang sudah mapan. Dia adalah wanita muda tak sempurna yang mencoba menemukan jalannya, menghadapi trauma, dan menetapkan arahnya sendiri dalam cerita yang berfokus pada karakter. Penggemar akan menemukan banyak Easter eggs, referensi Marvel, dan momen memuaskan di Ironheart yang membuatmu merancang teori baru untuk MCU. Tonton sampai akhir, dan kamu akan puas saat Marvel secara resmi menutup Phase 5.

*Ada beberapa typo kecil disengaja seperti "benar-benar" jadi "benar-benarr" dan beberapa kata Inggris yang disisipkan.