Sebagai pendengar Spotify, Anda mungkin pernah mengalami momen di mana Anda tidak yakin apakah artis favorit Anda benar-benar merilis lagu baru. Bila Anda seorang artis, mungkin musik Anda pernah tertera di profil yang salah atau sebaliknya, rilis milik orang lain malah tertaut ke profil Anda.
Pada hari Selasa, Spotify mengumumkan bahwa mereka sedang menguji fitur baru bernama *Artist Profile Protection* yang memungkinkan artis memberikan persetujuan terlebih dahulu sebelum rilis muncul di profil mereka, guna mengelola konten yang terkait dengan nama mereka.
Alat ini, yang saat ini dalam versi beta untuk sejumlah artis terpilih, bersifat opsional sepenuhnya. Jika seorang artis memilih untuk berpartisipasi, mereka akan memperoleh kesempatan untuk meninjau setiap rilis potensial dan memutuskan untuk menerima atau menolaknya. Setelah artis menyetujui sebuah rilis—yang pada dasarnya mengautentikasinya—rilis tersebut akan muncul di profil artis dan, menurut Spotify, akan “diperhitungkan ke dalam katalog, statistik, dan rekomendasi mereka.”
Bagi para pendengar, ini akan mempermudah untuk mengetahui apakah Anda mengklik rilis resmi dari artis yang Anda kenal dan dengarkan. Alat ini dapat membantu artis melindungi karya mereka dan menjamin keakuratannya—bahwa nama di profil sudah benar, judulnya tepat, dan secara keseluruhan merupakan rilis yang terpercaya—bukan produk AI palsu yang digunakan untuk menipu penggemar agar tanpa sadar mendengarkan rekaman yang tidak asli.
Artis yang tidak ingin mengaktifkan fitur ini akan mendapati bahwa proses rilis musik akan tetap berjalan seperti biasa, artinya rilis akan langsung tayang tanpa persetujuan terlebih dahulu.
Tahun lalu, Spotify telah menerapkan kebijakan terkait deepfake AI dan penipuan untuk membantu memberantas pencurian identitas digital. Di era di mana kita mendengarkan musik yang dihasilkan AI atau menggunakan aplikasi yang memanfaatkan AI untuk menyesuaikan pengalaman, proteksi semacam ini menjadi sangat berguna.