Berita tentang film The Odyssey karya Christopher Nolan tidak akan mengadakan pemutaran khusus untuk influencer media sosial membuat banyak orang senang. Mereka pikir ini adalah kemenangan untuk jurnalisme yang jujur. Namun, ternyata berita itu tidak sepenuhnya benar.
Penulis artikel ini termasuk salah satu orang yang dikutip dalam berita tersebut. Ternyata, bukan hanya influencer yang diundang, tapi juga kritikus dan jurnalis profesional yang sudah bekerja puluhan tahun. Baru-baru ini, para influencer, kreator, dan kritikus mulai memposting foto dari pemutaran film The Odyssey di New York, membuat orang bingung. Apakah Christopher Nolan benar-benar mengubah industri ini?
Sebenarnya, influencer selalu akan diundang ke pemutaran film. Mereka sekarang lebih populer daripada jurnalis tradisional, terutama di kalangan anak muda yang lebih suka menonton YouTube, Instagram, atau TikTok. Tugas studio adalah mempromosikan film, dan influencer bisa melakukannya dengan sangat baik.
Bahkan, beberapa influencer dibayar untuk membuat konten yang terlihat seperti wawancara biasa, padahal itu adalah iklan yang dikendalikan studio. Ini yang membuat banyak orang bingung. Lebih mudah bagi studio untuk membayar seseorang agar bilang filmnya bagus, daripada berharap jurnalis yang jujur.
Pemutaran untuk "influencer" sebenarnya sering disebut junket screening. Ini diadakan lebih awal agar mereka yang akan melakukan wawancara atau membuat konten panjang bisa nonton film duluan. Penulis artikel ini juga sering nonton film awal seperti ini, dan pendapatnya bisa berbeda dari orang lain. Contohnya, dia pernah memuji film Steven Spielberg "Disclosure Day" sebagai film terbaik dalam 20 tahun. Itu pendapat pribadinya, bukan karena dibayar.
Nonton film awal dan mempostingnya adalah hal yang berbeda. Studio biasanya menetapkan tanggal social media embargo, yaitu saat orang boleh memposting reaksi secara informal. Pada tanggal itu, banyak kritikus, influencer, dan jurnalis bisa membagikan pendapat mereka. Postingan ini tentu "berpengaruh" dan ada di "media sosial", tapi jarang benar-benar dari pemutaran khusus untuk influencer.
Kalau dipikir lagi, judul berita yang lebih tepat mungkin adalah "Embargo Media Sosial The Odyssey Tidak Akan Dibuka Cepat." Karena jelas, para influencer sudah, dan akan terus, nonton film ini lebih awal. mereka bahkan sudah memposting bahwa mereka nonton, tapi belum membagikan pendapat mereka. Ini akan dilakukan minggu depan ketika lebih banyak orang sudah menonton.
Jadi, apakah Christopher Nolan bisa mengubah sistem industri hiburan? Mungkin tidak. The Odyssey tetap akan punya pemutaran awal untuk influencer, kritikus, dan jurnalis. Yang membedakan hanyalah waktu mereka boleh bicara tentang film tersebut.