Teleskop Nancy Grace Roman Milik NASA Siap Memulai Survei Kosmiknya

Setelah hampir satu dekade dalam pengembangan, teleskop besar NASA selanjutnya akhirnya hampir siap meluncur ke luar angkasa. Badan antariksa tersebut telah menetapkan 30 Agustus sebagai tanggal peluncuran untuk Teleskop Luar Angkasa Nancy Grace Roman. Hal ini menempatkan proyek tersebut sekitar delapan bulan lebih cepat dari jadwal aslinya dan, menurut pimpinan NASA, secara signifikan di bawah anggaran.

“Dengan kurang dari tiga bulan tersisa, tim Roman kini sedang menyelesaikan tugas-tugas akhir,” kata NASA dalam sebuah postingan blog. “Para insinyur saat ini sedang mengepak Roman untuk perjalanan dari Pusat Penerbangan Luar Angkasa Goddard NASA di Greenbelt, Maryland, ke Pusat Luar Angkasa Kennedy badan antariksa tersebut di Florida akhir bulan ini.”

Setibanya di lokasi peluncuran, teleskop akan menjalani inspeksi mendetail untuk memverifikasi bahwa tidak ada kerusakan selama transit. Para insinyur kemudian akan mengisinya dengan sekitar 290 galon hidrazin dan melakukan beberapa kali latihan berpakaian lengkap sebelum meluncurkannya ke luar angkasa.

Tujuan dari Teleskop Luar Angkasa Nancy Grace Roman adalah titik Lagrange L2 Matahari-Bumi, yang terletak sekitar 1 juta mil dari Bumi di sisi jauh matahari. Wilayah ini adalah titik manis gravitasi yang memungkinkan wahana antariksa mempertahankan posisi yang relatif stabil sambil mengorbit matahari bersama Bumi.

Detail siaran langsung diperkirakan akan dirilis menjelang tanggal peluncuran. Siaran tersebut kemungkinan akan tersedia di aplikasi NASA, YouTube, dan Netflix, yang memiliki perjanjian dengan NASA untuk menayangkan peluncuran, perjalanan luar angkasa, dan program langsung lainnya.

Dengan bidang pandang yang lebih lebar, teleskop Roman menjanjikan untuk melihat cukup banyak alam semesta.

NASA

Apa yang dicari oleh Teleskop Nancy Grace Roman?

Teleskop ini dinamai menurut astronom Nancy Grace Roman, eksekutif wanita pertama NASA dan suara instrumental dalam perencanaan dan konstruksi Teleskop Luar Angkasa Hubble.

MEMBACA  Perangkat Terbaik Bulan Mei 2025

Kedua teleskop berbagi lebih dari sekadar koneksi dengan Roman. Keduanya menggunakan cermin 2,4 meter dan dapat menghasilkan gambar dengan ketajaman serupa. Tapi Roman dirancang untuk melihat lebih banyak langit sekaligus, menangkap gambar setidaknya 100 kali lebih besar dari milik Hubble. Observatorium juga berspesialisasi dalam panjang gelombang cahaya yang berbeda: Hubble mengamati cahaya ultraviolet, tampak, dan inframerah dekat, sementara Roman berfokus pada panjang gelombang tampak dan inframerah.

Teleskop Roman dapat melihat sebanyak ruang angkasa dalam hanya dua gambar seperti yang dilakukan Hubble dalam lebih dari 400 gambar.

NASA

NASA membayangkan Roman dan Hubble bekerja bersama. Roman akan memindai area langit yang sangat luas, mengungkap objek dan fenomena yang nantinya dapat diteliti lebih detail oleh Hubble. Dengan menggabungkan survei panorama Roman dengan pengamatan Hubble yang lebih terfokus, para astronom berharap dapat membangun gambaran kosmos yang lebih kaya.

Selama misinya, Roman diperkirakan akan mengamati lebih dari 100 milyar bintang dan milyaran galaksi, mendeteksi puluhan ribu supernova, dan mentransmisikan hampir 1,4 terabyte data ilmiah ke Bumi setiap hr.

Tinggalkan komentar