Seri smartphone terbaru Samsung—Galaxy S26—berfokus pada optimisasi dan kecerdasan buatan. Diluncurkan dalam acara Galaxy Unpacked di San Francisco, ponsel ini tidak jauh berbeda secara visual dari model Galaxy S25 tahun lalu, namun perusahaan menekankan optimisasi performa yang diklaim meningkatkan pemrosesan AI. Tentu saja, terdapat pula sejumlah fitur AI baru yang tertanam di dalamnya.
Perubahan perangkat keras utama terdapat pada varian puncak, Galaxy S26 Ultra: Privacy Display. Fitur ini mencegah mata yang tak diundang mengintip informasi sensitif di layar Anda dari samping—tanpa perlu memasang pelindung layar privasi pihak ketiga. Secara desain, Ultra kini tidak terlalu mencolok perbedaannya dibandingkan Galaxy S26+ dan S26; tidak seperti seri flagship sebelumnya, ketiganya kini memiliki tampilan yang seragam.
Samsung Galaxy S26 Series
Foto: Julian Chokkattu
Seri Galaxy S26 sudah dapat dipesan mulai sekarang, dengan penjualan resmi dimulai pada 11 Maret. Galaxy S26 dan S26+ mengalami kenaikan harga $100—kemungkinan akibat peningkatan kapasitas RAM, mengingat harga RAM sedang mahal saat ini. Harganya dimulai dari $900 dan $1,100 secara berurutan. Galaxy S26 Ultra mempertahankan harga yang sama dengan pendahulunya: $1,300. Samsung juga memperkenalkan earphone nirkabel baru, Galaxy Buds4 ($179) dan Buds4 Pro ($249), yang juga akan tersedia pada 11 Maret. Berikut hal-hal yang perlu Anda ketahui.
Privacy Display
Galaxy S26 Ultra memiliki fitur yang belum pernah ada pada smartphone: layar privasi bawaan. Ini adalah fitur berbasis perangkat keras; terdapat dua tipe piksel pada panel OLED-nya, satu yang memancarkan cahaya langsung ke mata Anda, dan satu di sebelahnya yang lebih lebar, memungkinkan cahaya mencapai sisi-sisi layar. Ini memungkinkan Anda melihat layar dari berbagai sudut. Saat Privacy Display diaktifkan, piksel tipe kedua dimatikan, sangat membatasi pandangan orang di sekitar Anda. Fungsinya tidak hanya memblokir sisi kiri dan kanan seperti pelindung layar privasi biasa, tetapi juga bagian atas dan bawah.
Keunggulannya dibanding pelindung layar privasi konvensional adalah kemampuan kustomisasi melalui perangkat lunak. Anda dapat mengaktifkannya untuk seluruh layar dengan sekali ketuk pada tile Pengaturan Cepat, atau mengaturnya untuk semua notifikasi masuk, per aplikasi, atau untuk aplikasi yang memerlukan PIN seperti aplikasi perbankan. Samsung menyatakan fitur ini bahkan dapat diintegrasikan dengan Routines, sehingga dapat diaktifkan otomatis berdasarkan lokasi, misalnya saat Anda meninggalkan kantor.
Foto: Julian Chokkattu