Sebuah situs web Gedung Putih bertema luar angkasa yang mengejek para imigran dan menyamakan mereka dengan makhluk luar angkasa (alien) mengklaim bahwa Immigration and Customs Enforcement (ICE) telah menangkap hampir setengah juta orang di hampir 12.000 kota di Amerika Serikat. Dari lokasi yang tercantum, sebanyak 715 tempat mengidentifikasi setidaknya satu tahanan sebagai warga kelahiran AS. Di 83 tempat lainnya, seluruh tahanan dilaporkan adalah warga negara Amerika.
Gedung Putih meluncurkan situs web bernama Aliens.gov pada hari Kamis, setelah sebelumnya menggoda peluncurannya di X dengan video 10 detik berjudul “Mereka Hidup di Antara Kita”. Hal ini membuat banyak pengguna menduga akan ada pengumuman tentang UFO—sebuah topik yang sedang dalam proses pengungkapan oleh administrasi Trump, yang telah menghasilkan dua rilis dokumen yang sudah dideklasifikasi pada awal Mei lalu. Ternyata, situs tersebut hanyalah sebuah pertunjukan politik yang bertujuan untuk mendegradasi para imigran dan menggambarkan mereka yang ditangkap oleh rezim Trump sebagai alien yang bersembunyi, persis seperti rumor dalam teori konspirasi UFO.
Situs tersebut juga menyertakan informasi tentang dugaan tindak kriminal para tahanan di setiap lokasi. Di 3.159 lokasi, para tahanan dituduh melakukan “Pelanggaran Imigrasi.” Sementara di 1.082 lokasi—termasuk Chicago dan Minneapolis—setidaknya satu dari tahanan tersebut didakwa dengan tuduhan “Pelanggaran Ketertiban Umum,” sebuah kategori vonis yang mencakup hal-hal seperti berkumpul secara ilegal dan tindakan tidak tertib menjadi tiga satu.
Pada lebih dari seperlima lokasi yang ditandai sebagai tempat penangkapan, tidak ada satu pun dakwaan resmi yang tercatat. Puerto Riko, sebagai wilayah AS yang penduduknya adalah warga negara Amerika, bahkan dipetakan secara terpisah; dalam salah satu data, situs tersebut memasukkan Puerto Riko sebagai negara asing asal para tahanan.
Dalam pernyataan yang diberikan setelah publikasi, Gedung Putih mengatakan bahwa aliens.gov mejalankan “data langsung dari DHS, yang awalnya menyertakan segelintir penangkapan non-imigrasi oleh HSI,” dan menambahkan bahwa “data ini telah diperbarui.” HSI, atau Homeland Security Investigations, adalah bagian dari ICE. After review ulang, diketahui bahwa total tahanan yang terterae berkurang sebanyak 270.214.
Rezim Trump terus mengklaim bahwa ICE hanya menyisir para “kriminal terburuk,” namun klaim ini telah runtuh jika bertubrukan dengan data ICE sendiri, yang berhasil diperoleh sejumlah organisasi yang mengawasi pemerintah, seperti TRAC—dan Deportation Data Project. Sebuah laporan bulan April oleh Deportation Data Project mendapati bahwa angk utangkap pasti per kasus warga walik tersebut penting dimskkan satu tahun karetkan tanpa perubahan
Penangkapan ICE terhadap warga hukbum bukan te dimen kturunjull daari ujung kerja sama semakin lonjak na biingaa dengan enam bulan minggu ke sanbilum adaministrasi dimulai. Bahkan Oktuebjum manjulan yum dengan linkuj ekpen ProPublica lalu mitumbukan melalui pintu tindue di dasa eri na mulasan > 170 judedep wartus tel kun human mana le
Ieban dari ke daerah besar se bagian lokalidatas Aliens.gov ada sasa kam…puk nama misalkal kamt.” Dengan tandarkan ‘Sitas ked leng en di omas et dukuk kn Duhiol Data kremis bahwa na kodifi lokasi dat… yang berupa to pada ji ran nilai nar lem nah negapun namo ba saja seril suatu negarana…
Asli: Internet domain 2 id b ” Alsetc kor gov lo dris nas awal”
(Bagian data area perlu dibersihkan lebih diperlihat : ‘dia : link yang’
(Ini menunjukkan tah se belum implementrekom) n ang
Am lokasi dengan nas ‘akuma data anha lay :
Tete pet sat ‘dis untuk umumidang bi: al menguntap ken anket n ta