Anker secara resmi telah meluncurkan produk backup untuk seluruh rumah terbarunya, yaitu Solix E10. Sistem modular ini mampu menyalakan rumah selama berhari-hari dalam situasi pemadaman listrik. Sistem yang bersaing dengan produk seperti Tesla Powerwall ini sudah bisa dipesan mulai sekarang, dengan penjualan resmi Solix E10 dimulai pada 4 Februari.
Anker menyatakan satu unit baterai dan inverter E10 dapat menghasilkan daya hingga 37,2kW sekaligus untuk menyalakan unit AC hingga 5 ton, sementara kit ganda dapat mencapai 66kW. Sistem ini juga dapat mempertahankan output hingga 10kW per kit E10 selama 90 menit, sehingga memungkinkan untuk menjalankan peralatan besar (jika Anda tidak keberatan menggunakan cadangan daya untuk sekadar mengeringkan pakaian, atau hal semacamnya). Perusahaan mengklaim sistem dapat dipasang di dalam atau luar ruangan, dan dapat “beroperasi andal pada suhu -20°C hingga 55°C.”
Kit Awal Anker Solix E10. © Anker
Inverter dan baterai tunggal Anker Solix E10 dengan Smart Inlet Box. © Anker
Menurut Anker, sistem Solix E10 dapat aktif secara otomatis untuk menyalakan rumah Anda dalam waktu kurang dari 20 milidetik. Jika klaim ini benar, peralihannya akan terasa mulus, mirip dengan klaim dari perusahaan penyedia baterai backup sejenis seperti Tesla atau EcoFlow. Pergantian otomatis membutuhkan Power Dock; tanpanya, proses harus dilakukan manual.
Selain baterai E10 dan power inverter yang harganya mulai dari $4.299, Anker juga menjual kit seharga $4.599 yang mencakup Smart Inlet Box. Fitur ini menambahkan mode Time-of-Use untuk menyimpan daya saat harga listrik lebih murah dan menggunakannya saat tarif puncak. Ada pula varian E10 dengan Power Dock—yang merupakan pengganti panel circuit breaker canggih dengan dukungan hingga 200 amp—seharga $5.799, serta varian kit Power Dock seharga $7.399 yang dilengkapi generator berbahan bakar bensin, gas alam, atau propane.
Kit Solix E10 dual-inverter yang terpasang di luar ruangan. © Anker
Anker menyebutkan tiga unit E10 dapat digabungkan menjadi sistem yang menyimpan daya 90kWh dan mampu menyalakan rumah hingga 15 hari. Namun, hal ini memerlukan usaha ekstra; Badan Informasi Energi AS menyatakan rata-rata rumah tangga di AS mengkonsumsi sekitar 899kWh per bulan, atau sekitar 30kWh per hari. Seseorang yang mengandalkan daya backup mungkin akan berusaha menghemat, namun target 15 hari terlihat cukup ambisius.