Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan:
Tag sentuh ini tahan banting untuk kehidupan di gantungan kunci dan sering terjatuh. Dilengkapi baterai isi ulang USB-C, jadi tak perlu repot dengan baterai kancing. Dapat digunakan baik untuk perangkat iPhone maupun Android.
Kekurangan:
Tutup kecil untuk port USB-C tidak terikat, sehingga berpotensi hilang.
Sekali lagi, saya nyatakan kekaguman saya yang mendalam pada Apple AirTag. Cakram plastik kecil itu hampir sepenuhnya menghilangkan stres kehilangan barang seperti kunci dan tas. Namun, jika Anda pengguna Android, Anda tidak diundang ke pesta AirTag. Untungnya, banyak produsen pihak ketiga telah hadir untuk mengisi kekosongan itu. Meski tidak ada tag yang sebaik AirTag — fitur pencarian presisi yang mengarahkan langsung ke tag terasa seperti sihir — tetap ada beberapa alternatif bagus di luar sana.
Namun, ada satu masalah besar: ketahanan.
Hidup di gantungan kunci itu keras. Kunci itu benda keras, tajam, dan sering terjatuh, terinjak, dan terbentur. Sementara AirTag relatif kokoh — sebagian karena memerlukan holder tambahan untuk menempelkannya ke kunci — banyak tag pihak ketiga tidak begitu tahan lama. Mungkin cukup baik untuk kebanyakan orang, tetapi saya pernah mengalami tag yang retak, patah, bahkan meledak (masalah umum pada tag dengan baterai yang dapat diganti dan disatukan dengan sistem snap).
Itulah mengapa tag Finder Pro baru dari Ugreen ini sangat mengesankan. Tag ini layak menyandang gelar "tag terkuat yang pernah saya uji."
Fitur dan Desain
Sebelum membahas ketahanannya, mari kita lihat tag-nya sendiri. Tag Finder Pro adalah tag bergaya gantungan kunci standar, tetapi alih-alih bentuk bundar yang biasa digunakan kebanyakan produsen, tag ini berbentuk persegi dengan ukuran 1.25 x 1.25 x 0.6 inci. Terbuat dari polimer tangguh, dan ada lubang di salah satu sudutnya untuk memudahkan menempelkannya ke kunci atau tas.
Tag ini memiliki baterai lithium-ion polimer bawaan berkapasitas 90 mAh yang dapat diisi ulang melalui port USB-C di bagian bawah. Baterai diperkirakan dapat bertahan sekitar setahun, sehingga Anda tidak akan sering menggunakan port USB-C-nya.
Port USB-C memiliki penutup karet kecil yang dapat dilepas — bisa saja hilang, tetapi sebenarnya tidak terlalu diperlukan. Penutup ini berfungsi untuk menghalangi debu, kelembapan, dan kotoran dari saku. Meski bisa lepas, semua penutup tag saya tetap pada tempatnya. Bahkan jika hilang, bukanlah akhir dari segalanya — lagipula, port USB-C ponsel Anda tidak memiliki penutup, dan baik-baik saja di dalam saku atau tas.
Perbandingan Suara
Finder Pro juga lebih nyaring daripada AirTag. Ugreen mengklaim speaker-nya menghasilkan suara dalam kisaran 80 hingga 100 dB, dan saat saya mengujinya (menggunakan aplikasi ponsel — meski tidak akurat sempurna, cukup untuk tes semacam ini), saya mendapatkan pembacaan sekitar 90 dB. Sebagai perbandingan, Apple AirTag sekitar 80 dB, setara dengan kebisingan penyedot debu atau lalu lintas padat.
Saya melakukan tes biasa dengan menyembunyikan tag di bawah bantal sofa, dan Finder Pro terasa lebih nyaring daripada AirTag.
Catatan tentang desibel: Skala desibel (dB) bersifat logaritmik, bukan linier. Ini berarti setiap kenaikan 10 dB mewakili peningkatan intensitas suara sepuluh kali lipat. Namun, telinga manusia menganggap suara 90 dB kira-kira dua kali lebih keras dari suara 80 dB. Jadi, meski output 90 dB Finder Pro mungkin tidak terlihat seperti lompatan besar di atas kertas, dalam praktiknya suaranya jauh lebih keras.
Kompatibilitas dan Jangkauan
Seperti banyak tag pihak ketiga, Finder Pro bekerja dengan jaringan Apple Find My dan Google Find My Device. Namun, perlu diingat bahwa Anda tidak dapat menghubungkannya ke kedua jaringan secara bersamaan — Anda harus memilih satu saat penyiapan.
Saya menguji jangkauan tag, dan klaim jangkauan Bluetooth 30 hingga 65 kaki (sekitar 9-20 meter) terbukti untuk kondisi line of sight dan ketika tidak banyak penghalang antara tag dan ponsel yang mencari. Ini cukup tipikal untuk tag penemu berbasis Bluetooth.
Uji Ketahanan
Sekarang, mari bicara tentang ketahanan. Untuk menguji tag ini, saya memberikannya serangkaian tes berat. Saya menempelkannya pada sejumlah kunci tua dan memutarnya dalam pengering (dengan suhu dingin) selama beberapa jam. Saya melempar-lemparnya.
Saya bahkan menginjaknya dengan mobil.
Tidak masalah.
Tag ini tangguh. Tentu, muncul beberapa goresan dan lecet, tetapi tidak ada yang memengaruhi kinerja tag.
Saya kemudian membongkar tag yang sudah diinjak mobil (beberapa kali untuk mendapatkan gambar yang saya inginkan), dan tidak ada kerusakan nyata pada casing, sambungan, atau bagian dalamnya.
Rekomendasi Pembelian ZDNET
Tag Ugreen Finder Pro itu tahan lama, nyaring, dan dilengkapi fitur lengkap, menjadikannya salah satu alternatif pihak ketiga terbaik untuk Apple AirTag yang pernah saya uji. Meski tidak memiliki keajaiban pencarian presisi seperti AirTag, konstruksinya yang kokoh dan baterai isi ulang tahan lama menjadikannya pilihan fantastis untuk siapa pun yang mudah kehilangan barang dan mencari pelacak yang andal serta kuat.
Tag ini — yang disebut Finder Duo di Amazon, tetapi tertulis Finder Pro di kotaknya (membingungkan) — biasanya dijual seharga $50 untuk paket empat buah, tetapi saat ini hanya $30, menjadikannya penawaran yang sayang untuk dilewatkan!