Akhirnya, Yuga Labs, sang pencipta Bored Ape Yacht Club, telah menyelesaikan gugatan hukumnya yang terasa abadi dengan seniman Ryder Ripps dan entrepreneur kripto Jeremy Cahen. Syarat lengkapnya bersifat rahasia, namun tampaknya kesepakatan itu melarang Ripps menggunakan merek dagang dan gambar milik Yuga Labs.
Untuk menyegarkan ingatan, NFT Bored Ape Yacht Club pernah terjual setara dengan jutaan dolar pada tahun yang aneh, yakni 2021. Lalu datanglah krisis NFT. Bila Anda cukup ‘tidak waras’ untuk terus mengikuti berita NFT secara intens dari 2022 hingga sekitar 2024, kecelakaan kereta api yang satu ini merupakan salah satu peristiwa paling spektakuler dalam lanskap informasi yang agak suram pada masa itu: seorang selebritas seni yang sangat eksentrik terlibat dalam, katakanlah, perilaku bisnis terkait NFT yang provokatif, dan menemukan dirinya berada dalam masalah hukum yang sangat besar dan terus-menerus menjadi semakin berantakan.
Setelah sebelumnya pernah mencoba-coba NFT dengan, misalnya, mencetak NFT kaset seks audio dirinya dengan tunangannya kala itu, rapper Azealia Banks, Ripps tampaknya menjadi yakin bahwa Yuga Labs menyelipkan citra rasis yang berbahaya ke dunia melalui NFT Bored Ape. Hal ini diuraikan dalam sebuah halaman yang diterbitkan Ripps daring dengan judul “Bored Ape Yacht Club itu Rasis dan Dimulai oleh Neo-Nazi.”
Maka, bekerja sama dengan Cahen, Ripps menciptakan proyek NFT “RR/BAYC,” yang saat itu digambarkan di situs web proyek sebagai “seni apropriasi”—suatu bentuk protes. Proyek itu mengenakan biaya setara sekitar $200 dalam ETH untuk sebuah NFT dari gambar Bored Ape Yacht Club mana pun yang diinginkan pengguna.
Untuk melakukan pembelian, pengguna harus mencentang kotak dengan pernyataan penyangkalan yang berisi hal berikut:
Dengan membeli karya seni Ryder Ripps ini dalam bentuk NFT, Anda memahami bahwa ini adalah cetakan baru dari citra BAYC, yang dikontekstualisasikan ulang untuk tujuan edukasi, sebagai protes dan komentar satiris. Anda tidak dapat menyalin sebuah NFT.
Kemudian Yuga Labs menggugat dengan dakwaan “penunjukan asal yang palsu, periklanan palsu, cybersquatting, pelanggaran merek dagang, persaingan curang, pengayaan tanpa sebab, konversi, dan interferensi yang melawan hukum.”
Dalam kata-kata Yuga Labs sendiri:
“Menanggapi popularitas Bored Ape Yacht Club, Terdakwa Ryder Ripps, seorang ‘seniman konseptual’ yang menyatakan diri, baru-baru ini mulai membully Yuga Labs dan menipu konsumen untuk membeli NFT RR/BAYC dengan menyalahgunakan merek dagang Yuga Labs. Dia berupaya mendekatkan nilai NFT Bored Ape dengan membanjiri pasar NFT dengan koleksi NFT tiruannya sendiri menggunakan gambar asli Bored Ape Yacht Club dan menyebut NFT-nya sebagai NFT ‘RR/BAYC’.”
Persidangannya terdengar seperti sebuah sirkus. Sang hakim kelak menulis dalam dokumen pengadilan bahwa terdakwa tidak hanya “menghalangi dan bersikap mengelak sepanjang penyidikan dan selama testimoni sidang mereka,” tetapi juga bahwa mereka:
“dengan tidak perlu dan tidak pantas membuat pernyataan tercela dan fitnah tentang Yuga, pendirinya, dan pengacaranya selama litigasi, termasuk menyebut pengacara Yuga sebagai ‘kriminal’ yang mendukung ‘rasisme, antisemitisme, bestiality, pedophilia’ dan menuduh mereka ‘menggunakan kartun untuk memasarkan narkoba kepada anak-anak’.”
Seperti yang mungkin Anda duga, hakim tersebut memutuskan mendukung Yuga Labs pada Februari 2024, memerintahkan terdakwa untuk membayar sekitar $9 juta.
Juru bicara Yuga Labs memberitahu Gizmodo saat itu, “Ini bukan hanya kemenangan bagi kami, tapi juga kemenangan bagi seluruh industri web3 untuk menuntut pertanggungjawaban para penipu dan pemalsu.”
Namun para terdakwa terus berjuang, dan berjuang, hingga ke Pengadilan Banding Sirkuit Kesembilan, dan akhirnya berhasil membalikkan keputusan tersebut pada Juli tahun lalu. Sidang juri diperintahkan.
Tetapi sidang itu tak pernah terwujud. Sebuah dokumen bertanggal 7 April 2026 yang diajukan ke Pengadilan Distrik untuk Distrik Tengah California, menyatakan bahwa penggugat dan terdakwa “telah mencapai kesepakatan untuk menyelesaikan semua klaim dalam perkara ini.”
Selama sengketa hukum ini berlangsung, Bored Apes sebagain besar menghilang dari pandangan. Tahun lalu, Bored Ape Yacht Club muncul kembali dalam bentuk pengalaman metaverse bernama Otherside.
Menurut Reuters sebuah pernyataan dari Ripps mengulang bahwa syarat penyelesaian bersifat rahasia, dan Yuga Labs menolak berkomentar.