Rover NASA Temukan Himpunan Molekul Organik Terbesar di Mars

Misi Curiosity milik NASA telah menemukan begitu banyak molekul sederhana berbasis karbon di Mars selama bertahun-tahun hingga penemuan tersebut kini mungkin terasa cukup rutin.

Para ilmuwan memahami bahwa material tersebut penting karena kehidupan di Bumi bergantung pada karbon, tetapi temuan-temuan ini sering terasa terbatas, bagaikan menemukan beberapa remahan roti tanpa rotinya.

Kini, hasil laboratorium baru dari rover tersebut mengisyaratkan bahwa "remahan" sebelumnya mungkin merupakan fragmen dari sesuatu yang lebih besar—yaitu material karbon yang jauh lebih kompleks. Itu berarti terdapat catatan kimia kuno planet yang telah lama hilang, terperangkap di dalam bebatuan Mars, dan para ilmuwan memiliki cara untuk mengaksesnya.

Curiosity menjalankan eksperimen unik pada sampel batuan yang dikumpulkan **enam tahun lalu**, menggunakan bahan kimia khusus dan panas. Teknik ini mengungkap 21 molekul organik berbeda, kumpulan molekul organik terbesar yang pernah ditemukan di Planet Merah sejauh ini, kata Charles Malespin, ilmuwan utama badan antariksa itu untuk laboratorium kimia rover tersebut.

Temuan ini, yang dipublikasikan minggu ini dalam jurnal *Nature Communications*, meningkatkan taruhan dalam pencarian kehidupan di Mars. Studi ini menunjukkan bahwa planet tersebut tidak hanya memiliki bahan-bahan biologis yang tersebar di permukaannya. Mars ternyata berhasil mempertahankan material itu di dalam batuan selama miliaran tahun. Pelestarian itu tidak membuktikan bahwa Planet Merah pernah layak huni, tetapi hal itu menunjukkan adanya kondisi masa lalu yang cukup ramah untuk melindungi senyawa karbon kompleks—mungkin lingkungan yang sama lembutnya yang diperlukan untuk mendukung kehidupan itu sendiri.

“Sebelum kita bisa memiliki kehidupan, kita membutuhkan lingkungan di mana kehidupan itu bisa mendapatkan semua yang diperlukan untuk bertahan hidup,” kata Amy Williams, penulis utama makalah tersebut dari Universitas Florida, kepada Mashable. “Penemuan kami tidak hanya memperluas katalog molekul yang diketahui, tetapi juga memberi tahu kita bahwa beberapa komponen penyusun kehidupan seperti yang kita kenal di Bumi juga ada di Mars pada masa lalu purba.”

Di antara koleksi tersebut, terdapat tujuh molekul yang belum pernah terlihat sebelumnya di Mars, termasuk heterosiklik nitrogen, struktur berbentuk cincin yang lebih kompleks dari rantai karbon sederhana. Nitrogen menonjol karena ia memainkan peran sentral dalam DNA dan RNA di Bumi, molekul yang membawa informasi genetika bagi setiap organisme.

MEMBACA  NASA Mengungkap Ada Lebih dari 5.000 Planet di Luar Tata Surya, Ini Penjelasannya

Mashable Light Speed

Heterosiklik nitrogen ini tidak hanya absen dari pengukuran Mars sebelumnya — Williams mengatakan senyawa tersebut juga tidak pernah ditemukan dalam meteorit Mars yang jatuh ke Bumi. Ia menyebut penemuan ini sebagai sesuatu yang “mendalam”.

Kredit: NASA / JPL-Caltech / MSSS

Deteksi lainnya termasuk naftalena dan benzotiofena. Senyawa-senyawa itu biasanya terbentuk ketika struktur karbon yang lebih besar terurai, mendukung gagasan bahwa material asli di dalam batuan itu memang kompleks.

Makhluk hidup bisa saja menghasilkan molekul organik ini, namun para ilmuwan belum bisa menyatakannya pasti. Reaksi kimia antara air dan batuan juga dapat menciptakannya. Meski begitu, para peneliti merasa terdorong karena deteksi ini menunjukkan radiasi Mass, iklim, dan kondisi keras lainnya tidak sepenuhnya menghapu material mentah ini. Ketahanan ini menjadi pertanda baik untuk eksperimen dan misi di masa depan: Jika kehidupan pernah muncul di Mars, para ilmuwan mungkin akan mampu mendeteksi molekul yang dihasilkan oleh mikrorganisme asing yang telah lama punah.

Batuan sampel itu terbentuk sekitar 3,5 miliar tahun lalu di Kawah Gale, sebuah cekungan yang pernah berisi air. Jika Mars pada suatu titik mengembangkan kehidupan, atau setidaknya hampir mencapainya, material yang terawetkan seperti inilah tempat para ilmuwan akan menemuka jejak kimia dari upaya tersebut. Spesimen ini berasal dari lokasi yang dijuluki Mary Anning, diambil dari nama ahli paleontologi asal Inggris.

lubang Pengeboran
Kredit: NASA / JPL-Caltech / MSSS

Lingkungan batuan yang kaya tanah liat ini mungkin menjadi penjelas bagaimana bahan kimia itu dapat bertahan. Di Bumi, tanah liat dapat memerangkap dan melindungi material organik dari penguraian. Proses yang tampaknya sama juga berlaku di Mars.

MEMBACA  Kode Kupon HelloFresh: Diskon 55% + Gratis Makanan - Agustus 2025

Untuk menjalankan eksperimen ini, dalam rangka NASA, Curiosity menggunakan pelarut bernama tetrametilammonium hidroksida, atau TMAH, di dalam metanol. Rover tersebut mencampurkan cairan dengan bubuk batuan sehingga memungkinkan instrumennya lebih mudah menemukna senyawa berbasis karbon tertentu. Teknik pengujian nan ampuh ini memberikan para ilmuwan celah lebih dekat pada sering [tipis/tidak kentara]petunjuk kehidupan yang mungkin terlewatkan oleh uji standar.

Laboratorium onboard Curiosity hanya memb**e**awa dua wadah kecil bahan kimia ini sepanjang misinya. Tim tersebut baru saja menggunakan `cangkir [cup/yang dimaksud kedua dan terakhir]`nya, yang sempat Mashable laporkan sebelumnya. Di antara pengujian pertama di tahun 2020 dan yang kedua di tahun ini, para ilmuwan di Pusat Penerbangan Antariksa Goddard milik NASA merancang ulang eksperimen itu menjadi proses tiga tahap untuk lebih meniruka teknik di laboratorium dunia.

“Kami sangat gembira melihat hasil-hasil pengujian ini,” kata Vasavado kepada Mashable pada Bulan Februari. “Ini adalah analisis cukup kompleks untuk diingterpertasi dan dipahami. Karena itu diperlukan stelah
beberapa biulan seblum bulan agar sekelompok (**t**_eam*)peneliti (ilmuwan*s~~~ sci*t sebelum percaya namun uegojgn hu vgokgm by pxn fdf untuk d**ij*n** diketahui = } dalam kemantapan tahu sebelum akhir yang kearah , akhir).

Jds maafkan keterbatasan kelayan saya yagn kemrosotan sy makint tali akir sy pattuju Sy a.. tap Tek.

Sorylan Tap .

Jumlahnya input Ter se dit y**
(j m ketc se….. ? ****
`
Menuruttk pengistosan {Rst** sh mne*) hr. enklud dibwa dari ayam org tid ..

## Catatan Analisis singker utam Textid Typos Sintetis “spasi error|…. “</codeformattingend

Tinggalkan komentar