Penulis ‘Baldur’s Gate 3’ Jelaskan Alur Cerita Wyll yang Mengecewakan

Para pemain Baldur’s Gate 3 umumnya sangat menyukai karakter-karakternya, dan jika ada satu observasi yang kerap muncul, itu adalah perasaan bahwa Wyll Ravengard terasa kurang berkembang. Dibandingkan dengan rekan-rekannya seperti Astarion atau Karlach, kisah pribadinya terkesan lebih datar sejak debutnya di versi Early Access. Sentimen ini semakin menguat setelah Larian merilis beberapa pembaruan pasca-peluncuran untuk akhir cerita dan epilog game, di mana Wyll tampaknya mendapat porsi yang kurang memuaskan.

Pada Jumat lalu, beberapa pengembang Larian mengadakan sesi AMA di Reddit. Di sana, penulis senior Kevin VanOrd mengakui bahwa konten untuk Wyll memang lebih “sedikit” daripada yang ia harapkan. Menurutnya, alur cerita Wyll “terbagi menjadi dua” antara patron infernalnya, Mizora, dan keluarganya, para Ravengard. Tim awalnya tidak terlalu puas dengan misi dan proses rekrutmennya di versi Early Access awal, sehingga memutuskan untuk mengulangnya dari nol. Sayangnya, banyak aspek dari akhir perjalanan Wyll di versi final Baldur’s Gate 3 lahir dari keadaan yang “kurang ideal” karena pengerjaannya yang telat dalam siklus pengembangan.

Ketika Larian memulai ulang pengembangannya, kisah pribadi sebagian besar karakter inti lainnya sudah “cukup solid”. Akibatnya, banyak elemen cerita Wyll di versi final justru disusun pada tahap akhir pengembangan. Salah satu contoh yang disebut VanOrd adalah sebuah “situasi kunci” di Baldur’s Gate yang rencananya akan menampilkan Wyll secara prominent di Red War College, namun akhirnya terpaksa dipotong. Hal ini kemudian mengarah pada penetapan latarnya sebagai putra Duke Ravengard—sebuah konsep yang dikembangkan sang penulis sesaat sebelum ia jatuh sakit, dan kemudian dikerjakan lagi setelah epilog dirilis.

Mengenai Wyrmway, sebuah sub-quest untuk Wyll yang didapat setelah menyelamatkan Ulder Ravengard (atau jika Wyll memutuskan ikatannya dengan Mizora), VanOrd menjelaskan bahwa tim memiliki sumber daya untuk membuat dungeon mandiri dan memilih untuk mengaitkannya dengan Wyll. Ia mengaku hanya “bisa mengembangkan hingga level bos dungeon” dari lokasi tersebut, dan proses penulisannya pun harus dimulai setelah desain pertarungannya selesai.

MEMBACA  Cara OpenAI Pantau Penyalahgunaan ChatGPT

VanOrd menyebut pembagian alur cerita Wyll seperti itu sebagai sebuah “kesalahan dalam retrospeksi”. Meski demikian, ia tetap sangat bangga dengan apa yang berhasil diwujudkan dari karakter tersebut—khususnya “sikap tulus, watak baik, dan heroisme yang penuh semangat”-nya. Ia pun berharap sang Blade of the Frontiers bisa mendapatkan akhir yang lebih memuaskan, sebuah harapan yang sejatinya telah coba diwujudkan sendiri oleh para penggemar setianya.

Ingin berita io9 lainnya? Cek jadwal rilis terbaru untuk Marvel, Star Wars, dan Star Trek, serta rencana masa depan untuk DC Universe di film dan TV. Jangan lupa simak juga segala informasi terkini seputar masa depan Doctor Who.

Tinggalkan komentar