Pengisi Daya Mungil Ini Punya Semua Fitur yang Diperlukan—Ditambah Tampilan Cerdas yang Menggemaskan

Kesimpulan utama ZDNET
Pengisi daya 45W yang mungil, lebih kecil dari kebanyakan charger 30W.
Layar pintar berwarna memberikan informasi berguna tentang aktivitas charger.
Kaki colokan yang dapat dilipat dan voltase universal menjadikannya charger perjalanan yang bagus.

Lebih banyak pilihan pembelian

Ikuti ZDNET: Tambahkan kami sebagai sumber pilihan di Google.

Pengisi daya tersedia dalam berbagai ukuran, dan meski saya menyukai charger desktop besar yang menghasilkan ratusan watt, terkadang yang Anda butuhkan adalah charger kecil untuk satu perangkat. Jenis charger yang bisa ditancapkan ke stopkontak dan dibiarkan bekerja.

Tapi kini, bahkan charger kecil pun dipenuhi fitur-fitur canggih. Seperti Anker Nano 45W, perangkat mungil yang sangat pintar.

Saat dibuka, Nano sesuai dengan namanya. Bentuknya kubus kecil berukuran 1,34 × 1,40 × 1,57 inci dengan berat 2,65 ons. Menurut Anker, ini membuat charger satu port 45W ini sekitar 47% lebih kecil dan 36% lebih ringan dari charger 30W standar. Jika Anda sudah lama berkecimpung, Anda akan ingat charger 5W jaman dulu, dan perangkat ini lebih kecil serta ringan dari itu.

Terkadang stopkontak berada di tempat yang aneh dan tidak nyaman. Untuk memaksimalkan kenyamanan, kaki colokan Nano dapat dikunci pada sudut 90° dan 180°, memungkinkan Anda menempatkannya di spot yang sempit.

Meski hanya memiliki satu port 45W, Nano dilengkapi banyak teknologi pintar. Pertama, ada layar warna pintar yang menampilkan pembaruan real-time terkait daya, suhu, dan mode pengisian. Informasi ini bukan analisis mendalam atas semua spesifikasi, dan lebih bersifat menyenangkan, namun tetap sentuhan yang bagus.

Nano juga dapat mengenali saat terhubung ke iPhone 15, 16, atau 17 dan mengaktifkan mode pengisian yang dirancang untuk membantu memperpanjang usia baterai. Perangkat ini menggunakan sistem tiga tahap pintar: mulai dari pengisian cepat, beralih ke pengisian stabil untuk sebagian besar daya, lalu turun ke trickle charge untuk pengisian akhir.

MEMBACA  iPhone Air mungkin akan datang lebih lambat tahun ini

Nano juga memiliki protokol pengisian Care Mode bersertifikat TÜV yang dirancang menjaga baterai smartphone 7°F lebih dingin dan charger 36°F lebih dingin. Mode ini diaktifkan dengan mengetuk dua kali tombol touchpad, dan cocok untuk pengisian semalaman.

Saat charger ini pertama diumumkan awal tahun, saya tertarik menguji fitur Care Mode. Dari pengujian, mode ini menurunkan suhu pengisian secara signifikan, namun perlu diingat level ini dicapai dengan menurunkan output watt. Efek serupa bisa didapat dengan charger berdaya lebih rendah, tetapi kemampuan untuk mengatur charger berdaya tinggi ke watt lebih rendah saat diperlukan adalah nilai tambah.

Meski pengisian pada watt dan suhu lebih rendah selalu baik, sistem manajemen baterai modern di perangkat sudah cukup baik mengatur suhu pengisian. Jadi, manfaat sebenarnya dari fitur seperti Care Mode masih bisa diperdebatkan.

Oh, dan untuk para pelancong, Nano adalah charger perjalanan hebat karena dapat beroperasi pada voltase universal (100V hingga 240V pada 50/60Hz). Ia akan bekerja di seluruh dunia dengan adaptor perjalanan yang tepat, tanpa perlu konverter voltase.

Saran pembelian ZDNET

Anker Nano 45W dijual seharga $30 dengan pilihan warna hitam, biru, oranye, dan putih. Ini adalah charger kecil yang bagus untuk harganya. Meski sebagian mungkin menganggap layarnya agak gimmicky dan lucu, saya rasa itu cukup keren dan membuat charger ini menonjol di lautan charger yang membosankan. Terkadang kita, para pecinta teknologi, perlu ingat bahwa ada pasar untuk teknologi yang menyenangkan.

Tinggalkan komentar