Pengembang Masih Menanti Akses ke Model AI Terbaru Meta

Dalam perlombaan merilis model AI beserta cara penggunaannya oleh para pengembang, Meta terlihat mulai tertinggal.

WSJ melaporkan pada Rabu bahwa, berdasarkan informasi dari orang-orang yang mengetahui rencana Meta, belum ada tanggal pasti untuk merilis API bagi Muse Spark, sebuah model bahasa besar AI canggih yang dirilis perusahaan pada bulan April. Saat itu, Meta menyatakan bahwa API—yang memungkinkan pengembang menggunakan model proprietary tertutup tersebut—akan segera tersedia. Namun, hingga dua bulan kemudian, hal itu belum terealisasi.

Juru bicara Meta melalui email kepada CNET mengatakan bahwa API dijadwalkan tersedia pada bulan Juni. "Kami tahu banyak yang menginginkan API ini, dan kami antusias untuk segera memberikannya," tulis perwakilan tersebut. "Kami saat ini tengah mengujinya bersama beberapa mitra awal dan berharap dapat merilisnya bulan ini."

Juru bicara itu juga merujuk pada unggahan X tertanggal 10 April, di mana Chief AI Officer Meta, Alexandr Wang, menyatakan, "muse spark API akan segera hadir!" Unggahan tersebut berbunyi:

"the muse spark API will be coming soon! we have been thrilled with the amount of excitement amongst developers who want to try muse spark inside their agentic harnesses stay tuned!

— Alexandr Wang (@alexandr_wang) 10 April 2026"

Seperti raksasa teknologi lain yang kini mengalihkan fokus ke AI—termasuk Microsoft, Google, dan Apple—Meta menghadapi tekanan besar untuk segera mendapatkan laba dari investasi masifnya di bidang AI.

(Keterbukaan: Ziff Davis, induk perusahaan CNET, pada tahun 2025 mengajukan gugatan terhadap OpenAI, dengan tuduhan pelanggaran hak cipta Ziff Davis dalam pelatihan dan pengoperasian sistem AI mereka.)

Sepanjang tahun lalu, Meta telah melakukan pemangkasan tenaga kerja seraya meningkatkan belanja AI. Perusahaan ini pun fokus menghadirkan fitur-fitur AI di berbagai produknya, seperti Instagram, WhatsApp, dan Facebook, serta meluncurkan perangkat keras bertenaga AI seperti Meta Glasses.

MEMBACA  Petunjuk dan Jawaban Strands NYT, 2 Desember 2025

Muse Spark adalah model AI pertama dari Meta yang bersifat open source. Model ini tidak dapat dibangun secara bebas atau digunakan seperti model-model sebelumnya. Belum jelas apakah perubahan ini turut berkontribusi pada keterlambatan—atau apakah faktor lain yang menjadi penyebabnya. Seperti disebutkan dalam laporan WSJ, keterlambatan rilis teknologi AI bisa dipicu oleh berbagai faktor, namun penundaan terus-menerus dapat menimbulkan persepsi bahwa perusahaan sedang bergumul untuk mewujudkn rencana AI-nya.

Tinggalkan komentar