Kerry Wan/ZDNET
Ikuti ZDNET: Tambahkan kami sebagai sumber pilihan di Google.
**Intisari ZDNET**
* **Pemulusan gerak default** menyebabkan “soap opera effect” yang terasa tidak alami.
* Para ahli merekomendasikan untuk mematikan pemulusan gerak untuk sebagian besar film dan acara TV.
* Pemulusan gerak meningkatkan pengalaman menonton aksi cepat seperti olahraga dan gaming.
Bagi banyak orang, fitur motion smoothing atau pemulusan gerak pada TV hanya cocok untuk bermain game dan menonton olahraga langsung; para penggemar film biasanya lebih suka mematikan fitur ini saat menonton konten lain karena dapat mengurangi maksud asli sutradara, membuat gambar di layar tampak buatan atau terlalu realistis. Fenomena inilah yang disebut “soap opera effect”.
**Baca juga:** Sony dan TCL bermitra untuk membuat TV masa depan Anda, dan ini lebih penting dari yang Anda kira
Metafora tersebut sangat deskriptif dan mungkin tak perlu penjelasan lagi. Anda tentu merasakannya: film layar lebar seharusnya tidak terlihat seperti sinetron siang hari; Anda seharusnya tidak merasa seperti berada di lokasi syuting bersama para aktor. Akan tetapi, sensasi seperti berada di stadion menyaksikan tim Anda bersama ribuan suporter tentu menarik. Efek sinetron ini justru masuk akal untuk siaran langsung acara olahraga.
Cara Mematikan Motion Smoothing (dan Alasan Anda Perlu Melakukannya)
Nama lain untuk motion smoothing adalah “motion interpolation”, dan istilahnya bisa berbeda-beda tergantung pabrikan TV. Berikut panduan singkat untuk menemukan opsi tersebut di menu TV dan cara mematikannya setelah puas menonton March Madness.
**Baca juga:** 5 cara mudah untuk langsung meningkatkan audio soundbar Anda (tanpa keluar uang sepeserpun)
Di kebanyakan TV pintar, Anda dapat memeriksa Pengaturan Gambar untuk fitur apa pun yang mengandung kata “motion” atau “gerak”. Setelah menemukannya, begini cara menonaktifkan motion interpolation pada berbagai model.
**Samsung TV**
Kerry Wan/ZDNET
Pemulusan gerak pada TV Samsung disebut “Auto Motion Plus”. Seperti hampir semua merek, mulailah dengan menekan tombol gear di remote. Pilih *All Settings*, lalu buka *Picture > More Picture Settings > Picture Clarity Settings > Auto Motion Plus*.
**LG TV**
Di TV LG, fitur ini disebut “TruMotion”. Tekan tombol gear di remote, lalu cari ikon dengan tiga titik di dekat bawah daftar (*All Settings*). Kemudian pilih *Picture Mode Settings > Picture Options > TruMotion*.
**Amazon Fire TV (Amazon, Toshiba)**
Pada kebanyakan TV Amazon, fitur ini disebut “Action Smoothing”. Tekan tombol gear di remote, lalu ikuti langkah ini: *Display & Sounds > Advanced Settings > Action Smoothing*.
**Google TV (Sony, TCL, Hisense)**
Maria Diaz/ZDNET
Pemulusan gerak pada panel Google TV bisa sedikit bervariasi antar model, tetapi umumnya Anda mulai dengan tombol gear di remote, dan dari *Settings*, buka *Display & Sound > Picture > Advanced Settings*. Dalam daftar itu, fitur ini dinamai sebagai berikut untuk setiap merek:
* Untuk TV Sony, namanya **Motionflow**.
* Untuk TCL, cari **Action Smoothing**.
* Pada TV Hisense, dua fitur memengaruhi interpolasi: **Motion Enhancement** dan **Motion Clearness**. Keduanya adalah fitur berbeda dengan fungsi yang sedikit berbeda; pastikan untuk menonaktifkan keduanya jika Anda ingin pemulusan gerak benar-benar mati.
**Baca juga:** Saya mengubah 6 pengaturan di TV Samsung untuk langsung meningkatkan performanya
**Vizio TV**
Fitur pemulusan gerak pada TV Vizio disebut “Clear Action”. Setelah membuka *Settings* dengan tombol gear, cari *Picture > Advanced Picture > Clear Action*.
**Roku TV (Element, Hisense, RCA, Sharp, TCL)**
TV Roku agak berbeda. Pertama, Anda perlu membuka suatu input atau aplikasi, lalu tekan tombol asterisk (*) di remote Roku. Pilih *Picture Settings*, lalu cari opsi pemulusan gerak, yang namanya mungkin bervariasi. (Misalnya, seperti pada OS Google TV, untuk TCL Roku disebut *Action Smoothing*.) Jika Anda tidak melihat fitur terkait gerak langsung di bawah *Picture Settings*, gulir ke bawah ke *Advanced* atau *Expert Picture Settings* untuk mencari opsi pemulusan gerak di menu tersebut.
Satu Alasan untuk Membiarkan Motion Smoothing Menyala
Jelas, ada alasan nyata untuk membiarkan motion smoothing aktif, yaitu untuk meningkatkan tampilan gambar bergerak cepat, seperti panning melintasi lapangan basket saat fastbreak atau melihat setiap peluru penjejak melesat di HUD Anda dalam *Call of Duty*. Dengan menambahkan frame tambahan ke video, pemulusan gerak mengurangi blur dan menciptakan gambar yang lebih tajam dan jernih, seperti selama gerakan kamera cepat atau adegan aksi berkecepatan tinggi.
**Baca juga:** 5 fitur Chromecast yang belum Anda manfaatkan maksimal di TV (termasuk untuk penggemar smart home)
Secara teknis, fitur ini menciptakan transisi gambar yang konsisten dengan menyuntikkan frame *interpolated* di antara frame yang ada, sehingga efektif meningkatkan frame rate dari standar 24 frame per detik menjadi 60 atau bahkan 120 FPS. Untuk semua penggunaan TV lainnya, lebih baik Anda menonaktifkan fitur ini.