NASA Tunda Spacewalk ISS karena Masalah Kesehatan, Pertimbangkan Pemulangan Kru Lebih Awal

Masalah medis yang dialami salah satu astronot Crew-11 di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) memaksa badan antariksa tersebut menunda aktivitas luar kendaraan yang rencananya Kamis lalu untuk waktu yang tidak tentu, serta mempertimbangkan untuk memulangkan kru lebih awal.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan Rabu, NASA menyatakan mereka sedang memantau suatu masalah kesehatan yang dialami anggota Crew-11 dan muncul Rabu sore di laboratorium orbital tersebut. Pembaruan via surel kepada Space.com yang diterima Kamis dini hari menyebutkan NASA “sedang mengevaluasi secara aktif semua opsi, termasuk kemungkinan misi Crew-11 berakhir lebih cepat.” Badan tersebut belum mengungkap jenis masalah kesehatan atau anggota kru yang terdampak demi menghormati privasi medis mereka.

“Ini adalah situasi yang untuknya NASA dan mitra kami latih dan persiapkan agar dapat ditangani dengan aman,” bunyi pernyataan untuk Space.com. “Kami akan memberikan pembaruan lebih lanjut dalam 24 jam ke depan.”

Crew-11, yang terdiri dari komandan stasiun luar angkasa Mike Fincke (58), insinyur penerbangan Zena Cardman (38), astronot Jepang Kimiya Yui (55), dan kosmonaut Rusia Oleg Platonov (39), diluncurkan ke ISS menggunakan kapsul SpaceX Crew Dragon pada 1 Agustus. Keempat astronot tersebut berada dalam minggu-minggu terakhir misi mereka, yang dijadwalkan kembali ke Bumi pertengahan Februari. Sampai saat ini, itu masih merupakan rencana resmi.

Rencana kontingensi darurat NASA

NASA belum pernah memulangkan astronot dari ISS lebih awal karena masalah medis, tetapi badan tersebut selalu bersiap untuk kemungkinan kecil itu terjadi. Dalam kasus ini, memulangkan Crew-11 lebih awal relatif mudah karena pesawat Crew Dragon mereka masih tertambat di ISS.

Keempat anggota kru akan naik ke kapsul Dragon dan kemungkinan besar menuju proses reentry dan splashdown di Samudra Pasifik, seperti yang direncanakan pada Februari. Kapal pemulihan SpaceX yang berbasis di California Selatan kemudian akan mengambil pesawat dan kru tersebut.

MEMBACA  Boeing menawarkan proposal kerja sama yang lebih menarik dalam tawaran terbaik dan final

Keberangkatan awal Crew-11 tidak akan meninggalkan ISS tanpa kru. Astronot NASA Chris Williams serta dua kosmonaut Rusia—Sergey Kud-Sverchkov dan Sergey Mikayev—yang diluncurkan ke stasiun luar angkasa pada November menggunakan pesawat luar angkasa Soyuz Rusia, akan tetap berada di stasiun tersebut.

Penenundaan aktivitas luar kendaraan medis yang langka

Bagi NASA, menunda aktivitas luar kendaraan karena masalah medis adalah hal yang tidak biasa, meski sebelumnya pernah ditunda karena masalah minor seperti saraf terjepit atau ketidaknyamanan baju luar angkasa.

Fincke dan Cardman dari NASA seharusnya keluar dari airlock Quest stasiun luar angkasa sekitar pukul 8 pagi ET pada Kamis. Itu akan menjadi aktivitas luar kendaraan pertama bagi Cardman dan yang kesepuluh bagi Fincke, menyamai rekor Peggy Whitson untuk aktivitas luar kendaraan terbanyak oleh astronot NASA.

Tugas utama mereka adalah mempersiapkan saluran daya 2A untuk pemasangan array surya gulung di masa depan. Array ini akan menyediakan daya tambahan untuk mendukung beberapa tahun operasi terakhir dan, pada akhirnya, proses deorbit lab. Menurut NASA, Cardman dan Fincke juga akan memasang kabel jumper, memotret perangkat keras stasiun, dan mengusap bagian luar ISS untuk mengumpulkan sampel mikroorganisme potensial.

Aktivitas luar kendaraan lain dijadwalkan pada 7:20 pagi ET pada Kamis, 15 Januari, mengirimkan sepasang astronot NASA lainnya ke luar stasiun untuk mengganti kamera definisi tinggi, memasang alat bantu docking baru untuk pesawat luar angkasa yang berkunjung, dan memindahkan beberapa selang pendingin. Nama astronot yang berpartisipasi seharusnya diumumkan setelah aktivitas luar kendaraaan 8 Januari. Saat ini belum jelas apakah masalah medis ini akan memaksa NASA menunda EVA 15 Januari.

Tinggalkan komentar