Bagi pengguna yang berada dalam ekosistem Windows, Microsoft Copilot kini terasa hampir tak terhindarkan. Bagi mereka yang kesal hingga membuat panduan “cara menonaktifkan Copilot” menjadi tren SEO, Microsoft terus mengintegrasikan asisten AI ini ke dalam berbagai produknya. Ekspansi terbaru jangkauan AI ini adalah kehadiran Copilot Checkout, sebuah fitur yang memungkinkan pengguna membeli barang langsung dalam percakapan Copilot tanpa dialihkan ke situs web eksternal.
Menurut Microsoft, Copilot Checkout akan memungkinkan pengguna berkonversasi dengan Copilot tentang produk dan memutuskan pembelian langsung dari chat. Saat memutuskan beli, sebuah agen AI yang didukung Copilot akan menavigasi ke retailer dan menyelesaikan transaksi untuk mereka. Copilot Checkout, yang tersedia melalui Copilot.com, akan dimulai dengan kemitraan bersama Etsy, PayPal, Shopify, dan Stripe. Microsoft menyatakan akan menambah daftar retailer yang tersedia bulan ini.
Retailer yang beroperasi menggunakan PayPal atau Stripe dapat mendaftar untuk menjadi merchant Copilot Checkout, namun penjual Shopify akan otomatis terdaftar dalam program ini dan harus menonaktifkannya secara manual jika tidak ingin berpartisipasi—menjadikannya satu lagi cara Copilot terasa tak terelakan.
Tidak mengherankan bila Microsoft ikut dalam permainan transaksi otomatis. Fitur agenik ini telah menjadi andalan industri AI untuk menunjukan kemampuan model AI bertindak otonom guna menyelesaikan tugas atas nama pengguna. OpenAI meluncurkan fitur serupa musim gugur lalu bernama Instant Checkout, yang memungkinkan ChatGPT melakukan pembelian dari retailer pilihan, termasuk di Etsy dan Shopify. Daya tariknya sederhana bagi semua pihak: Microsoft dan OpenAI mendapat porsi dari transaksi yang dikirim ke penjual melalui chatbot masing-masing, dan retailer mengharapkan kenaikan traffic, meski belum banyak informasi seberapa populer agen AI dengan akses ke dompet pengguna ini sejauh ini.
Namun lebih dari segalanya, fitur baru ini merupakan pengingat betapa Microsoft sangat ingin pengguna bergantung pada Copilot. Asisten AI ini terintegrasi di hampir segala hal yang membawa nama Microsoft saat ini: Nyalakan Windows 11 atau buka Edge, Bing, atau suite Microsoft 365, dan logo Copilot akan menatap Anda. Situasinya sedemikian parah hingga sempat beredar anggapan Microsoft akan mengganti merek Microsoft 365 menjadi Microsoft 365 Copilot.
Perusahaan berfokus privasi Proton, yang memiliki panduan menyingkirkan Copilot, menyatakan bahwa “Hanya pengguna enterprise Microsoft 365 dan administrator IT yang dapat menghapus Copilot sepenuhnya dari Windows 11. Dalam kasus lain—seperti pengguna dengan langganan personal atau keluarga, atau tanpa langganan Microsoft 365 sama sekali—hanya ada cara untuk membatasi fiturnya dan mengurangi visibilitasnya.” Masalah ini bahkan merembes keluar ekosistem Microsoft. Bulan lalu, pemilik TV LG terkejut menemukan bahwa setelah memperbarui TV mereka, muncul shortcut tak bisa dihapus untuk membuka Copilot di layar utama—isu yang memicu protes hingga akhirnya LG memberi opsi kepada pengguna untuk menyingkirkannya.
Microsoft menginginkan Copilot menjadi ‘kopilot’ untuk segala hal Anda, suka atau tidak suka.