Meteorit Jatuh Diduga Menghantam Rumah di Houston

Sebuah meteor besar menghujam ke arah Bumi pada akhir pekan lalu, meledak dengan kilatan cahaya yang terlihat dan pecah menjadi fragmen-fragmen lebih kecil di atas Houston, Texas.

Penduduk setempat pertama kali melihat bola api terang sekitar pukul 17.40 ET hari Sabtu. NASA kemudian mengonfirmasi bahwa sebuah meteor telah melintas di atas Texas, menyebabkan dentuman keras yang terdengar di seluruh wilayah Houston. Meteor itu terpecah menjadi beberapa bagian, dan beberapa di antaranya diduga menembus sebuah rumah dan melubangi plafon, seperti dilaporkan The Guardian.

Menghujam!

American Meteor Society (AMS) menerima lebih dari 150 laporan saksi mata mengenai meteor yang terbang melintasi Texas. Para saksi melaporkan suara gedebuk keras seperti guntur dan garis cahaya melintangi langit. AMS mengklasifikasikan kejadian ini sebagai fireball, istilah untuk meteor yang sangat terang hingga dapat terlihat dengan mata telanjang.

Meteor tersebut diperkirakan memiliki berat sekitar satu ton dan lebar kira-kira 3 kaki (1 meter), menurut NASA. Data agensi tersebut menunjukkan meteor pertama kali terlihat sekitar 49 mil (78 kilometer) di atas Stagecoach, di barat laut Houston, kemudian bergerak ke barat daya dengan kecepatan 35.000 mil per jam (56.327 kilometer per jam).

Fireball itu melepaskan energi setara dengan 26 ton bahan peledak TNT ke atmosfer, berdasarkan NASA. Badan antariksa itu memperkirakan meteor hancur pada ketinggian 29 mil (46 kilometer) di atas Bammel, utara pusat kota Houston, dan fragmennya jatuh antara Willowbrook dan Northgate Crossing.

Penerobosan Rumah

Sebongkah meteor diduga mendarat di dalam sebuah rumah di Houston utara, menembus atap dan lantai saat impak.

“Cucu saya pergi memeriksa dan mengatakan ada lubang di plafon… lalu saya melihat batunya, dan saya pikir, ‘Itu mirip meteor,'” ujar Sherrie James kepada reporter berita lokal, seperti dikutip The Guardian. James menghubungi pemadam kebakaran setempat, yang kemudian memberitahunya tentang laporan-laporan meteor.

MEMBACA  Jokowi memeriksa fasilitas di rumah sakit umum daerah di S Lampung.

Insiden di Houston ini terjadi hanya beberapa hari setelah meteor lain meledak di atas Ohio timur laut, terlihat di langit pagi dan menimbulkan sonic boom yang keras. Pemburu meteorit pun berbondong-bondong ke Cleveland untuk mencari pecahan batuan antariksa yang mungkin berserakan, seperti dilaporkan New York Times.

Penampakan meteor yang beruntun ini memicu perburuan untuk mendapatkan secuil kosmos dalam genggaman, sekaligus imbalan finansialnya. Tahun lalu, sebuah meteorit Mars seberat 54 pon (24 kilogram) terjual seharga $5,3 juta dalam lelang di New York. Meteorit yang berserakan di Houston dan Ohio mungkin tak sebernilai itu, tetapi tetap layak untuk diburu.

Tinggalkan komentar