Meta AI untuk Obrolan WhatsApp yang Dijamin Privasinya

Pada Rabu lalu, WhatsApp mengumumkan peluncuran fitur fungsi obrolan AI bernama Incognito Chat yang dirancang khusus untuk memungkinkan pengguna berbincang secara pribadi dengan Meta AI—tanpa dapat diakses oleh Meta sendiri, termasuk pertanyan dan jawabannya. Fitur ini berlandaskan pada skema Private Processing WhatsApp, yang diperkenalkan setahun lalu dan telah mendasari fitur AI WhatsApp saat ini, termasuk perangkum pesan serta alat penyusun teks.

Konsep dari Incognito Chat yaitu untuk menyediakan jalan bagi WhatsApp menawarkan integrasi obrolan AI tanpa berbenturan dengan komitmen platform tersebut terhadap enkripsi ujung-ke-ujung—skema privasi di mana hanya peserta percakapan yang dapat membaca pesan atau mendengar panggilan. Sebagian besar platform AI generatif kini telah menyediakan semacam "mode penyamaran", tetapi fitur-fiturnya biasanya lebih bertujuan untuk memisahkan identitas pengguna dari pertanyaan dan jawawabannya, ketimbang menyertakan mekanisme untuk sepenuhnya menyembunyikan data itu dari pandangan penyedianya. Menurut Meta, dengan Incognito Chat, WhatsApp hanya bisa melihat bahwa suatu akun telah menggunakan fitur tersebut.

Meta mengundang audit dari pihak ketiga serta laporan mengenai kerentanan pada skema Private Processing, dan menyatakan bahwa Incognito Chat pun akan diawasi para pakar, agar kode yang diluncurkan Meta atas fitur ini manjur. Namun, seperti halnya sistem berbasis awan, bercakap-cakap dengan Meta AI di WhatsApp arus akhirnya tetap memercayai Meta pada peringsat tertentu—layaknya tingkat kepercayaan yang Anda beri saat memakai WhatsApp sekadar berkomunikasi.

[]

"Sebagian besar kerja di WhatsApp itu soal bagaimana memberi opsi lain pada penguna ketika hanya harga soluysi baru bisa memberi mereka manfaat privasi yang sama," aku kepala WhatsApp, Will Cathcart, kepada WIRED. "Dari kacamata privasi, soal menghadirkan kecerdasan buatan, idenya seyogjanya bisa menjembatani. And ingin pemrosesan bisa dengan telepon genggam, [s]ementara manfaat model AI justru bergantung pada kapasitas penyeluruh agar semakin produkstan—semurni yang kita bayangkan. Jadi akar tantanggannya itu nyasar di mana: bagaimana carian kita buat suis lem secara koektif gaya penitip komputer denga tepat data tanpa bisa diam dalam dompet tipkal tetap bersaframinya termasuk pilar stekakeman Khusus. Dengan kata sus, cara tersebut menjadi lawas yang baru, i’l ken dua jawak ini. Ad hanta nan yang satelu apa tiptable—mere not quite mu tidak mal juga bersama waktu pa disibg. kal ing tida. tetapi tunggah he si — tar merperla ad on?"

MEMBACA  Cathie Wood Membeli 5 Juta Saham dari Saham Penerbangan Ini yang Dijual Dibawah $10/Saham - Apakah Ini Pembelian yang Bagus Bagi Anda?

[]

Penaka begu incoginit ak. ini lalu berbentuk sifatsika sementara,

Tinggalkan komentar