Laptop Gaming Generasi Baru: Layar dan Prosesor Lebih Unggul, Harga Jauh Lebih Tinggi

Chip terbaru Intel yang dikembangkan untuk lineup *gaming laptop* tahun 2026 yang direvisi menjanjikan peningkatan performa game yang marginal. CPU baru ini seharusnya bukan menjadi satu-satunya alasan Anda membeli *desktop replacement laptop* tahun ini. Jika Anda tetap mengeluarkan kocek untuk sebuah *gaming laptop* yang gahar, bersiaplah untuk merogoh lebih dalam dibandingkan tahun 2025 demi spesifikasi yang hanya sedikit lebih baik.

Intel Core Ultra 9 290HX Plus menggantikan flagship tahun lalu, Core Ultra 9 285HX, yang sebelumnya menjadi chip laptop berperforma tertinggi dari Team Blue. Chip ini masih menggunakan mikroarsitektur Arrow Lake, dan bahkan memiliki konfigurasi inti yang sama, yakni total 24 inti dengan 8 *performance cores* dan 16 *efficiency cores*. Kedua klaim frekuensi puncak yang sama, yaitu 5.5GHz. Perbedaan utama antara yang lama dan baru terletak pada peningkatan frekuensi *die-to-die*, yang dapat mempercepat transfer data *on-chip* dan sedikit meningkatkan performa pada aplikasi-aplikasi berat.

Artinya, peningkatan performa antara Core Ultra 9 285HX tahun lalu dan Core Ultra 9 290HX Plus yang baru akan bervariasi, tergantung pada gamenya. Menurut Intel, *Red Dead Redemption 2* yang dijalankan pada setingan tinggi 1080p hanya mendapat peningkatan *frame rate* sebesar 2%. *Cyberpunk 2077* menerima dorongan sebesar 10%, sementara *Borderlands 3* bisa mencapai peningkatan performa hingga 24%. Tes ini dilakukan pada MSI Titan 18 HX dengan GPU mobile RTX 5090. Laptop itu sendiri sudah berharga lebih dari $5,000 untuk spek tinggi. Versi yang ditingkatkan mungkin akan dihargai lebih mahal lagi berkat chip yang ditingkatkan dan melambungnya harga memori.

Di samping CPU andalannya, Intel juga mempromosikan Core Ultra 7 270HX Plus baru. Ini adalah chip *midrange* 20-inti yang menjanjikan performa lebih baik dibanding chip Arrow Lake saat ini seperti Core Ultra 7 265HX. Namun, peningkatan yang dijanjikan untuk *frame rate* atau performa aplikasi kreatif ini tidak akan se-signifikan pembaruan Arrow Lake Intel untuk desktop. Seri Intel Core Ultra 270K Plus menambah jumlah *efficiency cores* dan mendorong frekuensi *boost clock* dibandingkan generasi sebelumnya. Dengan kata lain, laptop dengan “Intel Inside” mungkin tidak akan terasa seperti peningkatan dramatis yang diharapkan beberapa gamer PC.

MEMBACA  Semua yang kita harapkan pada acara iPhone 16 Apple: fitur AI, AirPods, Apple Watch Series 10, dan lainnya

Produsen Laptop Menjuggling Biaya dengan Chip dan Layar Baru

Beberapa OEM (*original equipment manufacturers*) utama akhirnya menetapkan tanggal rilis untuk laptop yang pertama kali kami lihat di CES 2026. Itu termasuk Alienware, yang siap meluncurkan versi baru dari Alienware 16 Area-51 dan 18 Area-51. Model tahun lalu terasa hebat dan menawarkan performa dalam game yang cepat, namun ditenggelamkan oleh layar LCD yang biasa-biasa saja. Model baru ini memiliki layar OLED dengan lapisan tambahan yang diharapkan dapat mengurangi refleksi dan silau. Gizmodo telah melihat langsung model 16 dan 18 inci, dan mereka berpotensi menjadi *gaming laptop* favorit kami untuk tahun 2025 dan 2026 berkat keyboard mekanisnya yang *clacky*.

Area-51 16 inci dibanderol mulai dari $3,150 untuk versi dengan Intel Core Ultra 9 275HX dan GPU laptop Nvidia GeForce RTX 5080. Model itu hadir dengan layar LCD dan secara fungsional setara dengan model tahun lalu. Untuk panel OLED, Anda harus mengeluarkan $4,900 untuk Area-51 16 inci dengan GPU RTX 5090 dan CPU Core Ultra 9 290HX Plus. Area-51 2026 yang diperbarui ini rencananya mulai dikirim mulai April.

OEM lain juga memperbarui *gaming laptop* mereka untuk tahun 2026 dan lineup Intel Core Ultra 200 HX Plus yang baru. Acer mencoba menghadirkan Predator Helios Neo 16S AI dengan layar OLED 240Hz. Laptop ini hanya setebal kurang dari 0.75 inci ketika ditutup dan masih mampu menampung Core Ultra 9 290HX Plus serta hingga GPU mobile Nvidia RTX 5080. Laptop Acer yang diperbarui ini seharusnya tersedia pada Juli. Kami masih belum tahu berapa harganya.

Asus menghadirkan kembali model Strix G16 dan G18 tahun lalu dengan peningkatan *refresh rate* 300Hz pada model IPS LCD, sebuah spesifikasi yang lebih tinggi dari 240Hz generasi sebelumnya. Model 18 inci dapat menyematkan tampilan mini LED dengan kecerahan puncak 1.600 nits. Dan Anda bisa bertaruh keduanya akan dilengkapi Core Ultra 9 290HX yang baru.

MEMBACA  Wuchang: Fallen Feathers Review - Hampir Luar Biasa

Asus menyampaikan kepada Gizmodo bahwa Strix G16 akan dihargai antara $3,500 dan $3,900. Sedangkan G18 akan meminta harga antara $2,800 dan $3,300. Kami masih belum tahu kapan kami bisa membelinya. Asus juga berencana mengungkap versi baru dari ROG Strix Scar 18 tahun lalu sekitar kuartal kedua tahun ini. Hanya saja, jangan berharap laptop-laptop ini akan lebih murah dari sebelumnya.

Posting ini diperbarui pada 17/3/26 pukul 17.03 untuk menyertakan informasi harga terkini dari Asus.

Tinggalkan komentar