New York City bersiap menghadapi gelombang panas ekstrem di akhir pekan Hari Kemerdekaan Amerika dan perayaan Piala Dunia. Pemerintah kota dan rumah sakit setempat meningkatkan upaya untuk mencegah penyakit akibat panas.
Suhu diperkirakan mencapai 100 derajat Fahrenheit (38 derajat Celsius) pada hari Kamis, dengan indeks panas antara 105 dan 110 derajat—suhu yang sangat panas untuk New York. Hari Jumat diperkirakan akan sama panasnya.
“Ini adalah kondisi yang sangat berbahaya, dan akan mempengaruhi seluruh bagian kota kita,” kata Wali Kota New York, Zohran Mamdani, dalam konferensi pers pada hari Selasa.
Banyak kota besar memiliki rencana darurat panas yang meliputi pembukaan pusat pendingin, menjangkau kelompok masyarakat yang rentan, dan mengirim peringatan darurat. Karena gelombang panas menjadi lebih kuat dan sering terjadi akibat pemanasan global, semakin banyak kota yang membuat dan menjalankan rencana seperti ini untuk melindungi warganya.
Tahun ini, New York City pertama kali mengaktifkan rencana darurat panasnya pada 19 Mei—lebih awal dari sebelumnya—karena gelombang panas musim semi yang parah mendorong suhu melebihi 90 derajat di wilayah Timur Laut. Rencana itu diaktifkan lagi untuk gelombang panas kali ini.
Sebagai bagian dari rencana darurat itu, kota akan menyediakan lebih dari 650 tempat pendingin, termasuk di perpustakaan, pusat rekreasi, dan toko Petco, serta beberapa tempat pendingin “non-tradisional” tambahan seperti gedung pemerintah kata Christinia Farrell, Komisaris Departemen Manajemen Darurat New York City. Dia katakan peringatan panas berlebihan kini makin biasa di New York.
Pemerintahan Mamdani mengerahkan mobil pendingin di seluruh kota untuk memberikan pemeriksaan kesehatan, perawatan medis, air minum, elektrolit, tabir surya, serta transportasi ke pusat pendingin atau fasilitas kesehatan. Kios LinkNYC, yang telah menggantikan telepon umum lama di kota, juga akan diprogram untuk menampilkan petunjuk arah menuju pusat pendingin terdekat, ini adalah inisiatif baru di bawah Mamdani.
Untuk membantu jaringan listrik menghadapi permintaan pendingin rumah yang lebih tinggi, pemilik usaha diminta mengatur termostat mereka pada suhu 78 derajat, seperti yang direkomendasikan Departemen Energi selama puncak musim panas.
Petugas dari Departemen Pelayanan Sosial kota akan melakukan kunjungan langsung kepada warga yang tidak memiliki rumah. Orang yang membutuhkan tempat tinggal jangka pendek tidak perlu mengikuti prosedur penerimaan biasa di tempat penampungan dengan rencana darurat panas ini.
Philadelphia juga bersiap menghadapi panas tinggi. Kota yang menjadi tuan rumah pertandingan Piala Dunia pada 4 Juli ini telah mengaktifkan rencana darurat panasnya dan memindahkan jam operasional Festival Fans FIFA ke waktu malam. Kota akan menyediakan pendingin dan tenda, stasiun pengisian air gratis, area teduh, dan beberapa pos medis bagi penggemar. Meski begitu, pertandingan antara Paraguay dan Prancis akan dimulai pukul 5 sore waktu setempat, yang diperkirakan masih terasa lebih dari 100 derajat dengan panas dan kelembaban.